0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bule Perusak Palinggih Divonis 2 Tahun

Nusabali
Nusabali - Wed, 21 Jul 2021 10:08
Dilihat: 33
Bule Perusak Palinggih Divonis 2 Tahun
Bule asal Denmark itu divonis hukuman 2 tahun penjara atas kasus dugaan penodaan agama. Vonis tersebut dibacakan oleh majelis hakim dalam persidangan dengan agenda pembacaan putusan yang berlangsung pada Senin (19/7) di Pengadilan Negeri (PN) Singaraja.

"Menyatakan terdakwa Lars Christensen terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penodaan agama dan menjatuhkan penjara selama 2 tahun, dikurangi masa tahanan yang telah dijalani terdakwa selama ini," ujar Hakim Ketua Anak Agung Ngurah Budhi Dharmawan didamping Hakim Anggota Made Hermayanti Mukiartha dan dan I Gusti Ayu Kade Ari Wulandari.

Menurut majelis hakim, perbuatan Lars Christensen dinilai memenuhi unsur Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), sesuai dakwaan alternatif kedua Jaksa Penuntut Umum (JPU). Vonis hakim ini lebih berat dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, Lars Christensen dituntut dengan hukuman 7 bulan penjara oleh oleh JPU Nyoman Tri Suryabuana.

Sebelumnya, majelis hakim sempat menyebutkan tindakan yang memberatkan terdakwa. Yakni terdakwa merasa tidak bersalah. Sementara hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dan tidak berbelit-belit selama persidangan.

Atas putusan tersebut, terdakwa Lars Christensen yang mengikuti sidang secara virtual dari Lapas Kelas IIB Singaraja, menyatakan masih pikir-pikir. "Kami pikir-pikir Yang Mulia," ujar terdakwa dengan didampingi penerjemahnya. Hal yang sama juga dinyatakan JPU yang menanggapi putusan majelis hakim dengan pikir-pikir dulu.

Sementara itu, penasihat hukum korban Ni Luh Sukerasih, I Nyoman Suryanata memberikan apresiasi terhadap putusan majelis hakim. Putusan tersebut dinilai telah memenuhi rasa keadilan, khususnya bagi umat Hindu di Buleleng. "Saya berharap ini dapat memberikan efek jera bagi terdakwa. Agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Artinya, hukuman itu dapat dipakai sebagai pembelajaran baginya," ujar Suryanata.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, terdakwa Lars Christensen diduga melakukan perusakan palinggih pada Oktober 2019 lalu di Desa Kalibukbuk, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. Perkara ini bergulir di PN Singaraja. Terdakwa disangkakan melanggar Pasal 406 ayat 1 KUHP atau Pasal 156a KUHP. Dalam persidangan akhir, hakim menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada terdakwa. *mz
Sumber: Nusabali

Bule Perusak Palinggih Divonis 2 Tahun

Bule Perusak Palinggih Divonis 2 Tahun

Bule Perusak Palinggih Divonis 2 Tahun

Bule Perusak Palinggih Divonis 2 Tahun

Bule Perusak Palinggih Divonis 2 Tahun

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya