0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bumi Berputar Lebih Cepat, Apa Dampaknya?

Republika Online
Republika Online - Sat, 06 Aug 2022 15:22
Dilihat: 94
Bumi Berputar Lebih Cepat, Apa Dampaknya?

JAKARTA - Bumi mencatat hari terpendeknya pada 29 Juli saat menyelesaikan putaran penuh dalam 1,59 milidetik di bawah 24 jam. Diketahui, memang bumi butuh waktu 24 jam untuk berputar pada porosnya.

Namun, itu berubah setidaknya sejak awal tahun 2020. Pada Juli 2020, bumi mencatat bulan terpendaknya 1,47 milidetik di bawah 24 jam. Pada tahun berikutnya, bumi terus berputar dengan kecepatan yang umumnya meningkat tetapi tidak memecahkan rekor.

Para ilmuwan berspekulasi sejumlah proses mungkin berada di balik peningkatan putaran ini. Ini bisa disebabkan oleh mencairnya gletser, fenomena perubahan iklim yang semakin luas, pergerakan inti cair bagian dalam planet, aktivitas seismik, dan fenomena Goyangan Chandler.

Goyangan Chandler merupakan penyimpangan kecil pada sumbu rotasi bumi, tidak berbeda dengan getaran yang terlihat ketika bagian atas yang berputar memperoleh momentum atau melambat.

Bagaimana pengaruhnya terhadap kehidupan?

Dikutip dari First Post pada Sabtu (6/8/2022), rotasi yang semakin cepat berdampak pada berbagai teknologi di bumi, termasuk satelit GPS yang menggunakan jam atom. Menurut sebuah laporan oleh Forbes, putaran yang lebih cepat berarti bumi mendapatkan posisi yang sama sedikit lebih awal dari hari sebelumnya.

Setengah milidetik sama dengan 10 inci atau 26 sentimeter di khatulistiwa. Singkatnya, satelit GPS yang sudah harus dikoreksi untuk efek teori relativitas umum Einstein akan segera menjadi tidak berguna.

Ini juga dapat memengaruhi ponsel cerdas, komputer, dan sistem komunikasi pada umumnya yang disinkronkan dengan server Network Time Protocol (NTP). Ini didefinisikan sebagai jumlah detik sejak 00:00:00 Universal Time Coordinated (UTC) pada 1 Januari 1970.

Untuk mengatasi semua ini, pencatat waktu internasional mungkin perlu menambahkan detik kabisat negatif. Menurut Independent, UTC, standar waktu utama yang digunakan dunia untuk mengatur jam dan waktu, telah diperbarui dengan detik kabisat 27 kali.


Berita Terkait
  • Bumi Catat Rekor Hari Terpendek
  • Inspiration4, Misi Mengelilingi Bumi dalam 3 Hari untuk Amal
  • Apa yang Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar?
Berita Lainnya
  • Kerusakan yang Timbul Akibat Zina
  • Aksi Relawan Kowarteg Bagi-bagi Makanan Sosialisasikan Ganjar Presiden 2024

Bumi Berputar Lebih Cepat, Apa Dampaknya?

Bumi Berputar Lebih Cepat, Apa Dampaknya?

Bumi Berputar Lebih Cepat, Apa Dampaknya?

Bumi Berputar Lebih Cepat, Apa Dampaknya?

Bumi Berputar Lebih Cepat, Apa Dampaknya?

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya