0
Thumbs Up
Thumbs Down

Buntut Penangkapan Hakim Agung, Ketua MA: Jangan Takut Memutus Perkara

Republika Online
Republika Online - Wed, 05 Oct 2022 12:30
Dilihat: 61
Buntut Penangkapan Hakim Agung, Ketua MA: Jangan Takut Memutus Perkara

JAKARTA -- Ketua Mahkamah Agung (MA) Syarifuddin memotivasi para aparatur peradilan pascapenangkapan Hakim Agung Suradjad Dimyati. Dia berpesan, bahwa kejadian itu harus menjadi momentum agar lembaga peradilan menjadi lebih baik lagi.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pertemuan para Ketua MA se-ASEAN yang tergabung dalam Asean Law Association (ALA) di Bandung.

"Tidak usah berkecil hati, tidak usah takut mengatakan yang benar, kalau saudara-saudara memutus perkara dengan benar, tidak usah takut sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Syarifuddin dalam keterangan pers yang dikutip pada Rabu (5/10).

Syarifuddin mengajak, aparatur peradilan agar berpegang pada kebenaran walaupun 'pahit'. Sehingga segala kritikan, menurutnya, jangan sampai mempengaruhi kinerja.

"Jangan redup karena banyaknya kritik-kritik yang tajam, tidak usah mempengaruhi saudara semua untuk menegakkan hukum dan keadilan. Jalankan terus sesuai dengan keyakinan, menggunakan hati nurani hukum dan keadilan yang benar," ujar Syarifuddin.

S,yarifuddin juga menganggap kritikan ibarat obat pahit yang akan menyembuhkan. Dia lantas mengajak, para aparatur peradilan kembali bangkit.

"Masih banyak kawan-kawan kita, baik di Mahkamah Agung maupun di daerah yang bekerja dengan hati nuraninya, dengan integritas yang sempurna," ucap Syarifuddin.

Di sisi lain, mantan Ketua Kamar Pengawasan itu menyampaikan indeks integritas MA versi Komisi Pemberantasan Korupsi adalah 82 persen. Sedangkan indeks nasional berada di angka 72 persen. Hal ini menurutnya menandakan sekitar 82 persen aparatur peradilan di Indonesia memiliki integritas yang baik, bekerja dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

"Sisanya sekitar 18 persen itulah yang harus diawasi lebih ketat lagi, dibina lebih serius lagi," ucap Syarifuddin.


Berita Terkait
  • MK Meniadakan Persidangan Hingga 30 Maret 2020
  • Menkominfo Sebut tak Ada Pembatasan Medsos Saat Putusan MK
  • Kominfo: Pembatasan Akses Medsos Diberlakukan Kondisional
Berita Lainnya
  • DJP: 15,9 juta Wajib Pajak Lapor SPT, Lebihi Target Pemerintah
  • Anies Sebut Sumur Resapan Atasi Banjir di Lokasi Cekungan

Buntut Penangkapan Hakim Agung, Ketua MA: Jangan Takut Memutus Perkara

Buntut Penangkapan Hakim Agung, Ketua MA: Jangan Takut Memutus Perkara

Buntut Penangkapan Hakim Agung, Ketua MA: Jangan Takut Memutus Perkara

Buntut Penangkapan Hakim Agung, Ketua MA: Jangan Takut Memutus Perkara

Buntut Penangkapan Hakim Agung, Ketua MA: Jangan Takut Memutus Perkara

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya