0
Thumbs Up
Thumbs Down

Bupati Suwirta Jadi Narasumber Advokasi Pemda Dalam Pengawasan Pangan Fortifikasi

Nusabali
Nusabali - Fri, 18 Sep 2020 11:23
Dilihat: 58
Bupati Suwirta Jadi Narasumber Advokasi  Pemda Dalam Pengawasan Pangan Fortifikasi
Kegiatan dilaksanakan secara virtual ini dibuka oleh Kepala BPOM RI Dr Penny K Lukito MCP. Bupati Suwirta dalam kesempatan itu menjelaskan, di Kabupaten Klungkung ada banyak potensi yang mendukung proses pembuatan garam, salah satunya tersedianya sumber daya alam (SDA) yang melimpah dan berkualitas. Begitu pula lahan yang tersedia untuk pembuatan garam juga cukup luas, sekitar 10.800 meter persegi untuk 18 petani dengan rata-rata lahan 6 - 7 are per petani. Metode pembuatan garam pun masih sangat tradisional dengan alat yang masih manual dan tradisional.

"Sehingga menjadi daya tarik wisatawan untuk datang dan melihat pembuatan garam di Kusamba, dengan kata lain produksi uyah Kusamba juga mendukung sektor pariwisata di Kabupaten Klungkung," ujar Bupati Suwirta.

Terkait garam beryodium, Bupati Suwirta melakukan sinergi antara pemkab dan pelaku usaha dalam memproduksi garam beryodium sekaligus pendistribusian uyah Kusamba. Agar hasil produksi optimal, pemerintah daerah (pemda) memberikan bantuan mesin pompa untuk petani garam, bantuan mesin pencampur dan pengemasan bagi produsen garam beryodium, bantuan mesin pengering untuk mengurangi kadar air pada garam. "Dengan bantuan tersebut, saat ini rata-rata produksi garam beryodium mencapai 2 ton per bulan," kata Bupati Suwirta.

Untuk memperolah hasil yang maksimal, Bupati Suwirta melakukan studi banding serta mendorong petani muda milenial untuk bertani garam, agar ke depan petani garam tradisional tidak punah.

Dalam pendistribusian garam tersebut, Koperasi LEEP Mina Segara Dana mendistribusikan uyah Kusamba ke PT Mitra Gema Santi yang selanjutnya didistribusikan ke pemkab. Sseluruh PNS diharuskan membeli garam beryodium uyah Kusamba tersebut, termasuk 18 toko swalayan, 8 koperasi, dan 1 BUMDes yang menjadi titik pendistribusian uyah Kusamba. Diharapkan usaha garam beryodium ini mampu membuka lapangan kerja dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Kepala Badan POM RI yakni Dr Penny K Lukito MCP menyampaikan, sesuai dengan amanat pada Peraturan Pemerintah No 28 Tahun 2004 tentang keamanan, mutu, dan gizi pangan, pemerintah berwenang menetapkan fortifikasi pangan dan memberlakukan secara wajib. Program pangan fortifikasi ini merupakan program lintas sektor Kementerian Kesehatan, Perindustrian, Perdagangan, termasuk pemerintah daerah.

Dalam hal ini BPOM mempunyai tugas dan wewenang melaksanakan pengawasan pangan fortifikasi. Khusus untuk produk garam fortifikannya adalah yodium dan merupakan produk yang wajib memenuhi SNI serta registrasinya harus di BPOM. Sehingga BPOM mempunyai kewajiban untuk melakukan pengawasan terhadap produk tersebut mulai dari sarana produksi, distribusi, pengecer, melakukan sampling, dan uji laboratorium serta melakukan monitoring label dan periklanan. *wan
Sumber: Nusabali

Bupati Suwirta Jadi Narasumber Advokasi Pemda Dalam Pengawasan Pangan Fortifikasi

Bupati Suwirta Jadi Narasumber Advokasi Pemda Dalam Pengawasan Pangan Fortifikasi

Bupati Suwirta Jadi Narasumber Advokasi Pemda Dalam Pengawasan Pangan Fortifikasi

Bupati Suwirta Jadi Narasumber Advokasi Pemda Dalam Pengawasan Pangan Fortifikasi

Bupati Suwirta Jadi Narasumber Advokasi Pemda Dalam Pengawasan Pangan Fortifikasi

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya