0
Thumbs Up
Thumbs Down

Buruh Berencana Gelar Demo Lebih Besar Bulan Depan

Republika Online
Republika Online - Wed, 10 Aug 2022 19:16
Dilihat: 37
Buruh Berencana Gelar Demo Lebih Besar Bulan Depan

JAKARTA -- Massa unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah elemen buruh pada Rabu (10/8/2022), akhirnya membubarkan diri dari Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta sekitar pukul 18.00 WIB. Sebelum bubar, Ketua Umum DPP KSPSI Jumhur Hidayat.mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa yang lebih besar lagi.

"Bulan depan kita pastikan aksi lagi dengan jumlah massa yang lebih besar lagi dari sekarang. Jakarta kita lumpuhkan ketika semua buruh bersatu mencabut Omnibus Law. Setuju?" kata Jumhur yang diikuti teriakan setuju dari para buruh, Rabu (10/8/2022).

Awalnya dikabarkan para buruh diterima audiensi oleh sejumlah anggota dewan. Namun, mereka sepakat untuk menolak pertemuan dengan perwakilan DPR.

"Kita pimpinan buruh tadi sepakat tidak ingin kompromi dengan DPR," ujarnya.

Sebelumnya penolakan audiensi dengan perwakilan DPR juga disampaikan Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Nining Elitos. Nining menegaskan, buruh tidak akan bernegosiasi dengan DPR.

"Tidak ada negosiasi dengan DPR RI, kecuali sudah ada pernyataan dari wakil rakyat cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja," ungkapnya.

Nining mengatakan, bahwa sebenarnya rakyat telah mengingatkan DPR terkait dampak buruk Undang-undang Ciptaker tersebut. Hanya saja, anggota dewan seolah-olah tidak menghiraukan aspirasi rakyat yang menolak Undang-undang Cipta Kerja.

"Siapa yang rugi Omnibus Law? Rakyat. Karena Omnibus Law sejak sebelum lahir telah diingatkan oleh gerakan rakyat tapi wakil rakyat dan istana pura-pura tidak mendengar kawan-kawan," tegas Nining dalam orasinya di depan gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (10/8).

Bahkan, Nining menyebut tidak ada keuntungan yang didapat kaum buruh dari UU Ciptaker. Karena itu pihaknya meminta Presiden Joko Widodo untuk mencabut undang-undang tersebut. Maka ia menyerukan agar kaum buruh terus melakukan perlawanan supaya Undang-undang Ciptaker dapat dicabut. Bahkan pihaknya mengancam bakal melumpuhkan ekonomi.

"Siap lumpuhkan ekonomi?" tanya Nining kepada peserta aksi untuk rasa. Kemudian dijawab dengan teriakan siap dari para demonstran.

Diketahui, ribuan buruh berkumpul di depan Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu. Mereka menuntut agar DPR mencabut UU Cipta Kerja dan mendesak agar Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu. Selain itu mereka juga meminta DPR membatalkan pengesahan RKUHP.

Berdasarkan pantauan Republika, masa aksi mulai memadati Kompleks Parlemen Senayan sekitar pukul 12.30 WIB. Sejumlah massa aksi yang terlihat ikut dalam rombongan aksi unjuk rasa antara lain Kasbi, KSBSI, KSPSI, SBSI, GSBI, FKI, LEM-SPSI, dan sejumlah massa lain. Terlihat juga sejumlah mahasiswa dari sejumlah universitas ikut dalam barisan massa aksi unjuk rasa.


UU Cipta Kerja masih butuh aturan turunan - (Republika)
Berita Terkait
  • Demo Buruh Selesai, Polisi Buka Kembali Jalan Depan Gedung DPR
  • Buruh Tinggalkan Gedung DPR Sambil Nyalakan Flair
  • Buruh Mulai Datangi Gedung Parlemen di Senayan
Berita Lainnya
  • Siapkan Bakat Putra-Putri Anda, PB Djarum Kembali Gelar Audisi Umum untuk Atlet Belia
  • Satu Rumah Makan Padang dan Dua Konter HP di Tangerang Terbakar, Diduga Korsleting

Buruh Berencana Gelar Demo Lebih Besar Bulan Depan

Buruh Berencana Gelar Demo Lebih Besar Bulan Depan

Buruh Berencana Gelar Demo Lebih Besar Bulan Depan

Buruh Berencana Gelar Demo Lebih Besar Bulan Depan

Buruh Berencana Gelar Demo Lebih Besar Bulan Depan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya