0
Thumbs Up
Thumbs Down

Cerita Pengusaha Pembuat Masker Harus Tingkatkan Produksinya Jadi 50 Juta Unit

okezone
okezone - Fri, 27 Mar 2020 20:48
Dilihat: 53
Cerita Pengusaha Pembuat Masker Harus Tingkatkan Produksinya Jadi 50 Juta Unit

JAKARTA - Satu-satunya perusahaan yang membuat masker di Australia sedang meningkatkan produksinya. Hal ini guna memenuhi kebutuhan di tengah krisis virus corona.

Selama ini, perusahaan yang berlokasi di Shepparton di negara bagian Victoria, sekitar 190 km dari Melbourne, tersebut memproduksi dua juta masker setahun. Sekarang mereka meningkatkan target produksi menjadi 50 juta masker.

Baca juga: Investor yang Berinvestasi di Indonesia Mulai Beri Bantuan untuk Tangani Covid-19

"Dengan permintaan yang mendadak tinggi dan tambahan mesin, kami bisa memproduksi sekitar 50 juta masker dalam setahun," kata Steve Csiszar, CEO perusahaan Med-Con mengutip ABCnet, Jakarta, Jumat (27/3/2020).

"Karyawan kami selama ini cuma 17 orang, namun dengan apa yang terjadi sekarang, semua berubah. Kami menambah orang setiap hari, dan mesin produksi kami berjalan 24 jam, dan belum pernah kami sesibuk ini sebelumnya di Shepparton," ujarnya.

Baca juga: Layanan RS Darurat Corona Wisma Atlet Disorot, Ini Penjelasan Kementerian BUMN

Dengan semakin banyaknya mereka yang positif terkena virus corona, pemerintah Australia sudah meminta perusahaan tersebut untuk meningkatkan produksi masker bedah secepat mungkin.

"Kami sudah menyampaikan situasi kami, kami menyampaikan keterbatasan yang kami miliki, mengenai sumber daya," kata Steve.

"Kami hanya memiliki dua mesin yang operasional, mesin ketiga sudah rusak, dan hanya ada dua operator yang terlatih."

Steve dan pemerintah akhirnya sepakat untuk meningkatkan produksi dengan menggerahkan 14 anggota militer ke lokasi pabrik tiga minggu lalu.

"Ini sekarang mirip dengan barak militer, kami memiliki personel militer di sini sekarang dan mereka yang bekerja adalah tentara yang sangat-sangat terlatih, beberapa diantara mereka adalah insinyur listrik. Produksi berjalan dengan baik sekarang ini.," ujarnya

Dengan permintaan untuk memproduksi lebih banyak masker, masalah terbesar kali ini adalah membeli bahan pembuat masker dari luar negeri.

"Tidak ada pemasok bahan dasar untuk jenis masker ini di Australia dan itulah masalah utamanya," kata Steve.

Negara yang biasanya menjadi pemasok bahan dasar sekarang juga tidak menjual, karena kebutuhan di dalam negeri mereka sendiri.

"Kami sudah meminta kedutaan untuk mendatangi perusahaan pemasok bahan dasar ini di negara asal dan mencoba meminta mereka mengirimkan bahan-bahan tersebut."

Kini, Steve mengatakan, sudah ada 10 kontainer bahan dasar yang sedang dalam perjalanan ke pabrik mereka.

Med-Con beroperasi di Australia selama belasan tahun, namun hanya memasok sebagian kecil masker ke industri medis di Australia, karena bersaing dengan China.

"Kita harus memiliki industri seperti ini, sehingga kita tidak akan menghadapi masalah seperti ini lagi, apalagi kalau ini terjadi lagi di masa depan." kata Csiszar.

"Sebenarnya alat perlindungan diri [APD] ini sebagian besar berasal dari China dan pusat produksinya di China sebenarnya di Wuhan, dimana virus ini berasal."

Di banyak negara, harga masker dan pakaian untuk petugas medis sudah naik tajam, sejak krisis virus corona merebak.

Minggu lalu, pemerintah Australia meminta berbagai perusahaan di dalam negari untuk membantu, jika mereka mampu memproduksi APD.


Sekitar 130 perusahaan sudah menyatakan kesanggupan mereka.

Sumber: okezone

Cerita Pengusaha Pembuat Masker Harus Tingkatkan Produksinya Jadi 50 Juta Unit

Cerita Pengusaha Pembuat Masker Harus Tingkatkan Produksinya Jadi 50 Juta Unit

Cerita Pengusaha Pembuat Masker Harus Tingkatkan Produksinya Jadi 50 Juta Unit

Cerita Pengusaha Pembuat Masker Harus Tingkatkan Produksinya Jadi 50 Juta Unit

Cerita Pengusaha Pembuat Masker Harus Tingkatkan Produksinya Jadi 50 Juta Unit

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya