0
Thumbs Up
Thumbs Down

Cha Ruoi, Rasakan Sensasi Omelet Cacing Khas Vietnam

okezone
okezone - Tue, 24 Nov 2020 15:46
Dilihat: 59
Cha Ruoi, Rasakan Sensasi Omelet Cacing Khas Vietnam

VIETNAM - Jika Anda penyuka telur dadar, Anda bisa mencoba menu yang satu ini. Cha ruoi, atau telur dadar ulat atau cacing pasir, adalah hidangan musiman Vietnam yang dibuat dengan cacing laut atau cacing pasir sepanjang lima sentimeter.

Penampakan makanan ini memang tidak sedap dipandang mata, namun menurut beberapa orang mengatakan rasanya sangat lezat, seperti kaviar.

Setiap tahun, pada akhir musim gugur, warung-warung jajanan di Vietnam utara, khususnya di Hanoi, menyajikan hidangan yang sangat istimewa yang sekilas terlihat sangat biasa, tetapi sebenarnya mengandung bahan yang sangat khas.

Cha ruoi terlihat seperti hidangan telur matang yang dicampur dengan berbagai bumbu. Namun siapa menyangka jika di dalam telur ini terdapat cacing laut atau pasir.

(Baca juga: Ratu Elizabeth II Beri Izin Bangun Taman Main Baru)

Telur kocok, kulit jeruk, bawang bombay, adas manis dan rempah-rempah, semua dicampur menjadi satu dengan cacing laut atau pasir tersebut. Hasilnya adalah telur dadar yang tampak besar dan gemuk karena penuh dengan cacing. Menu ini biasanya disajikan di bulan-bulan menjelang musim dingin.

Cacing pasir "palolo" banyak ditemukan di Vietnam. Yakni di sepanjang pantai di banyak negara yang berbatasan dengan Samudra Pasifik, termasuk Cina, Jepang, Indonesia, atau Samoa.

Cacing ini juga bisa di digoreng dan disajikan dengan roti panggang, dipanggang bersama menjadi isian roti atau bahkan dimakan hidup-hidup. Tetapi mengapa dikonsumsi hanya satu atau dua bulan dalam setahun? Ternyata ini ada hubungannya dengan kebiasaan kawin makhluk laut.

Secara teknis, hanya sebagian ulat palolo yang dipanen untuk dikonsumsi. Cacing pasir palolo berkembang biak secara "epitoky", suatu proses saat cacing mulai menumbuhkan segmen khusus dari belakang, yang terus meningkat hingga cacing dapat dengan jelas dibagi menjadi dua bagian. Bagian belakang ini berisi telur dan sperma, dan ketika waktunya untuk kawin, biasanya selama bulan kesembilan dan kesepuluh, mereka terlepas dari cacing dan naik ke permukaan, membentuk massa yang besar dan merayap.

Cacing pasir terus hidup di dasar laut, dan bisa mengalami "epitoky" beberapa kali dalam setahun. Karena manusia hanya memanen beberapa segmen reproduksi yang hanya terapung-apung saja, populasi cacing pasir pun tetap aman.

Berabad-abad yang lalu, para nelayan dan petani tidak tahu kapan kumpulan cacing yang merayap akan muncul ke permukaan. Jadi saat menemukan cacing ini akan dianggap sebagai keberuntungan tersendiri. Orang-orang akan melompat ke dalam air dan menangkap cacing sebanyak mungkin dengan menggunakan jaring atau tangan kosong.

Namun saat ini, para petani di Vietnam sudah mulai mengisi danau dan sawah mereka dengan cacing karena mereka dapat hidup di lumpur. Saat cacing muncul pada hari-hari tertentu, mereka tinggal mengeringkan danau untuk memanennya.

Tetapi karena ulat pasir telah menjadi sumber daya yang berharga di Vietnam dan Cina, para petani tidak lagi mengkonsumsinya. Tapi lebih memilih menjualnya untuk mendapatkan keuntungan.

Sebelum dolah, cacing pasir harus direbus untuk menghilangkan tentakel dan bau amisnya. Penggunaan kulit jeruk juga dan rempah rempah juga akan ikut menghilangkan bau amis itu.


Namun, rasa cacing pasir yang cukup kuat bisa mengganggu sebagian orang, sehingga muncul versi cha ruoi yang tidak terlalu keras, seperti isian daging babi.

Sumber: okezone

Cha Ruoi, Rasakan Sensasi Omelet Cacing Khas Vietnam

Cha Ruoi, Rasakan Sensasi Omelet Cacing Khas Vietnam

Cha Ruoi, Rasakan Sensasi Omelet Cacing Khas Vietnam

Cha Ruoi, Rasakan Sensasi Omelet Cacing Khas Vietnam

Cha Ruoi, Rasakan Sensasi Omelet Cacing Khas Vietnam

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya