0
Thumbs Up
Thumbs Down

Debat Ke-2, Paslon RA-Rudi Paparkan Solusi Pendidikan di Tengah Pandemi

covesia
covesia - Fri, 27 Nov 2020 23:50
Dilihat: 46
Debat Ke-2, Paslon RA-Rudi Paparkan Solusi Pendidikan di Tengah Pandemi

Covesia.com-Pasangan Calon (Paslon) Rusma Yul Anwar dan Rudi Hariyansyah nomor urut 02, paparkan solusi dan proses bagi pendidikan ditengah pandemi Covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), pada debat Pilkada ke-2 yang diadakan oleh KPU setempat, Jumat (27/11/2020).

Dalam berlangsung debat, Rusma Yul Anwar menyampaikan, selain bertopang pada pembangunan fisik, pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus ditingkatkan juga.

"Boleh bertopang dengan pembangunan fisik, tapi SDM sangat dibutuhkan dalam Pessel kedepannya, "sebut Calon Bupati Rusma Yul Anwar

Ia menjelaskan, berdasarkan data dari badan statistik nasional di Pessel, tercatat IPM Pessel nomor 12 terendah dari 19 kabupaten/kota di sumbar.

"Tidak hanya, IPM ekonomi kita di Pesisir Selatan, juga anjlok,"jelasnya.

Melihat kondisi saat ini, kata Rusma Yul Anwar, yang akrab di panggil An Kadis, tentu keterpurukan kondisi pendidikan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Pemerintah daerah, wajib mencari solusi dan memikirkan kondisi pendidikan, tanpa harus melengahkan kondisi Covid-19, atau penanganannya.

"Maka strategi perlu kita siapkan, bagai mana pendidikan kita berjalan lebih kondusif. Begitu juga dengan Covid-19,"ucapnya

Menyambung paparan Rusma Yul Anwar, Rudi Hariansyah selaku wakil memaparkan, berkaca dengan kondisi kini, Covid memang berpengaruh pada pendidikan.

Tetapi, selaku pemerintah perlu outputnya, dengan mendorong penguasaan materi dari tenaga pendidik.

"Jadi, bukan soal kuantitas pertemuan. Yang paling penting adalah kualitas pertemuan. Kini covid hanya dikambing hitamkan anjloknya pendidikan. Guru perlu untuk mendalami materi,"tegasnya.

Setelah itu, kata Rudi, pemerintah harus mengevaluasi setiap pendalaman materi ke masing-masing guru, melalui kepala dinas.

"Untuk saat ini, proses pendidikan harus tetap jalan. Akses internet sangat penting,"katanya lagi.

Lanjutnya, barulah masuk strategi ke II, yaitu tentang persolan internet. Diketahui, kondisi Pessel saat ini cukup banyak yang tidak terjangkau oleh jaringan internet. Sebab, geografi wilayah.

"Dari data sekarang masih ada 42 kampung yang belum punya akses internet. Nah, tentunya nanti kampung yang belum terakses internet kita utamakan memiliki jangkauan. Agar para pelajar kita, bisa mempergunakannya dalam proses belajar daring,"tuturnya.


(ind)

Sumber: covesia

Debat Ke-2, Paslon RA-Rudi Paparkan Solusi Pendidikan di Tengah Pandemi

Debat Ke-2, Paslon RA-Rudi Paparkan Solusi Pendidikan di Tengah Pandemi

Debat Ke-2, Paslon RA-Rudi Paparkan Solusi Pendidikan di Tengah Pandemi

Debat Ke-2, Paslon RA-Rudi Paparkan Solusi Pendidikan di Tengah Pandemi

Debat Ke-2, Paslon RA-Rudi Paparkan Solusi Pendidikan di Tengah Pandemi

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya