0
Thumbs Up
Thumbs Down

Demer Soroti Pembangunan di Bali, Wilayah Utara-Selatan Harus Seimbang

Nusabali
Nusabali - Tue, 06 Dec 2022 11:09
Dilihat: 69
Demer Soroti Pembangunan di Bali, Wilayah Utara-Selatan Harus Seimbang
Lantaran menimbulkan ketimpangan antara Bali Selatan dan Bali Utara. Demer pun, meminta pemerintah melakukan pembangunan seimbang di dua wilayah tersebut. "Agar pertumbuhan ekonomi bisa merata di Bali. Hal ini seperti dilakukan oleh Presiden Joko Widodo yang memeratakan pembangunan di Indonesia. Beliau membangun dari daerah timur. Lalu membuat jalan tol di Pulau Sumatera," ujar Demer saat Rapat Kerja (Raker) Komisi VI DPR RI dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Ruang Komisi VI DPR RI, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senin (5/12).

Jalan tol, lanjut Demer, bisa pula dibangun di Pulau Dewata. Misal, jalan tol dari Gilimanuk ke Singaraja. Lanjut ke pantai utara Bali dan menyambung ke Pelabuhan Padang Bai. Dengan begitu, pelabuhan terkonektivitas ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pemerintah bisa pula melakukan pengembangkan pelabuhan laut Celukan Bawang yang dibangun pada zaman Belanda di Buleleng.

"BUMN bisa perbaiki pelabuhan tersebut agar ada pemerataan di Bali. Untuk itu, jangan hanya konsentrasi di selatan saja," tegas Demer.

Bila semua pembangunan di arahkan ke selatan, lanjut Demer, terjadi pertumbuhan tinggi. Pertumbuhan tinggi mengakibatkan inflasi. Dampaknya, harga-harga naik sehingga tidak bisa diikuti pegawai swasta, pekerja serabutan maupun pegawai negeri sipil 2A ke bawah.

Sebab, gaji mereka tidak dapat mengikuti kenaikan-kenaikan harga itu. "Maka akan memarginalkan orang-orang tersebut. Mereka terpaksa menjual tanah atau rumah untuk memenuhi standar hidup," papar Demer.

Gemerlapnya pertumbuhan ekonomi di Bali, akhirnya menghilangkan orang Bali. Kejadian ini, seperti gemerlap Jakarta yang menghilangkan orang Betawi. Di sisi lain, di wilayah Bali Utara, semisal di Kabupaten Buleleng dan Karangasem pertumbuhan ekonominya rendah.

Penyerapan tenaga kerja di sana juga rendah. Ketika itu terjadi akan ada urbanisasi. Saat urbanisasi, mereka meninggalkan desa dan kampungnya sehingga menyebabkan mereka tidak bisa berinteraksi dengan adat dan budaya. Padahal, adat dan budaya sangat melekat di Bali.

Adat dan budaya pun, merupakan kekuatan bagi Pulau Dewata menarik wisatawan untuk datang. "Oleh karenanya, pemerintah perlu segera menyeimbangkan pertumbuhan Bali Selatan dan Utara. Pemerintah bisa menyeimbangkannya dari infrastruktur," jelas Demer. *k22
Sumber: Nusabali

Demer Soroti Pembangunan di Bali, Wilayah Utara-Selatan Harus Seimbang

Demer Soroti Pembangunan di Bali, Wilayah Utara-Selatan Harus Seimbang

Demer Soroti Pembangunan di Bali, Wilayah Utara-Selatan Harus Seimbang

Demer Soroti Pembangunan di Bali, Wilayah Utara-Selatan Harus Seimbang

Demer Soroti Pembangunan di Bali, Wilayah Utara-Selatan Harus Seimbang

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya