0
Thumbs Up
Thumbs Down

Demi Atasi Pembatasan Ekspor Amerika, Huawei Sampai Niat Minta Bantuan ke Saingan di China?

wartaekonomi
wartaekonomi - Tue, 26 May 2020 20:34
Dilihat: 36
Bogor

Huawei disebut sedang mencari bantuan dari saingannya, demi mengatasi tindakan keras Amerika Serikat (AS) yang bertujuan melumpuhkan perusahaan teknologi asal China, kata sumber anonim kepada Nikkei Asian Review (NAR).

Menurut laporan itu, Huawei tengah berdiskusi dengan MediaTek, pengembang chip ponsel terbesar kedua dunia setelah Qualcomm; serta UNISOC, perancang chip ponsel terbesar kedua di China setelah unit chip Huawei (Hisilicon Technologies).

"Huawei berniat membeli lebih banyak chip sebagai alternatif menjaga bisnis elektronik konsumennya," kata sumber tersebut, dikutip dari KrAsia, Selasa (26/5/2020).

Baca Juga: Corona Dorong Perluasan 5G di Negara Ini, Jadi yang Pertama Rilis 5G Komersial di ASEAN!

Baca Juga: Perusahaan Malaysia Lirik Operator Seluler Indonesia, Pengamat Beberkan Kandidatnya

Strategi utama Huawei ialah mengembangkan chip mutakhir sendiri sehingga mendorongnya menjadi pemain terbesar di China dan produsen ponsel kedua terbesar di dunia. Karena itu, mengadopsi penawaran chip saingannya berpotensi menurunkan daya saingnya.

Analis dan eksekutif industri berujar, "memakai chip saingannnya berisiko menghambat daya saing Huawei."

MediaTek Taiwan memasok chip untuk berbagai produk low-end milik sejumlah produsen, seperti Samsung, Oppo, Vivo, dan Xiaomi. Kini, Huawei berniat untuk membeli chip ponsel 5G (menengah-ke atas) milik MediaTek.

"Huawei sudah memperkirakan kalau hal seperti ini akan terjadi. Ia mulai mengalokasikan lebih banyak proyek chip ponsel menengah ke bawah untuk MediaTek pada tahun lalu. Huawei pun menjadi salah satu klien utama untuk chip ponsel 5G mid-end tahun ini," jelas salah satu sumber.

Menanggapi langkah Huawei, MediaTek dilaporkan masih mengevaluasi kapasitas SDM untuk mendukung tawaran agresif Huawei; perusahaan itu meminta 300% dari pengadaan pada umumnya.

Sementara itu, Huawei sedang berupaya memperdalam kolaborasi dengan UNISOC, pengembang chip ponsel entry level di pasar negara berkembang. Sebelumnya, Huawei hanya memakai chip UNISOC untuk ponsel dan tablet kelas bawahnya.

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna


Foto: Foto/Ilustrasi/Sindonews/Ian

Sumber: wartaekonomi

Demi Atasi Pembatasan Ekspor Amerika, Huawei Sampai Niat Minta Bantuan ke Saingan di China?

Demi Atasi Pembatasan Ekspor Amerika, Huawei Sampai Niat Minta Bantuan ke Saingan di China?

Demi Atasi Pembatasan Ekspor Amerika, Huawei Sampai Niat Minta Bantuan ke Saingan di China?

Demi Atasi Pembatasan Ekspor Amerika, Huawei Sampai Niat Minta Bantuan ke Saingan di China?

Demi Atasi Pembatasan Ekspor Amerika, Huawei Sampai Niat Minta Bantuan ke Saingan di China?

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya