0
Thumbs Up
Thumbs Down

Demonstrasi Antikudeta Myanmar Berlanjut, 1 Orang Tewas Ditembak

okezone
okezone - Fri, 05 Mar 2021 16:13
Dilihat: 79
Demonstrasi Antikudeta Myanmar Berlanjut, 1 Orang Tewas Ditembak

NAYPYIDAW - Polisi di Myanmar menembaki pengunjuk rasa dan menewaskan satu orang dalam demonstrasi antikudeta, Jumat (5/3/2021). Aksi brutal polisi itu terjadi di saat junta militer dihujani kecaman internasional dan Dewan Keamanan PBB bersiap menggelar pertemuan membahas krisis di negara itu.

Para demonstran yang menuntut pemulihan pemerintahan terpilih dari tokoh demokrasi Aung San Suu Kyi telah menggelar unjuk rasa sejak kudeta terjadi pada 1 Februari. Mereka berjanji akan mengadakan lebih banyak demonstrasi di beberapa kota dua hari setelah polisi menewaskan lebih dari puluhan orang dalam bentrokan pada Rabu (3/3/2021).

BACA JUGA: Menlu Singapura: Tentara Gunakan Senjata pada Rakyat Sendiri "Aib Nasional"

Puluhan ribu demonstran terlihat melakukan protes di kota terbesar kedua Myanmar, Mandalay, yang dihadang pasukan keamanan. Polisi melepaskan tembakan untuk membubarkan kerumunan, dan satu orang ditembak di tenggorokan.

"Saya pikir dia berusia sekitar 25 tahun, tetapi kami masih menunggu anggota keluarga," kata seorang dokter yang memeriksa korban kepada Reuters melalui telepon.

Di kota utama Yangon, polisi menembakkan peluru karet dan granat kejut untuk membubarkan pengunjuk rasa yang telah diikuti oleh sekira 100 dokter berjas putih, kata saksi mata.

Kerumunan juga berkumpul di Kota Pathein, di sebelah barat Yangon, kata seorang saksi mata.

BACA JUGA: PBB: Hari Paling Berdarah di Myanmar, 50 Orang Tewas, Aparat Gunakan Peluru Tajam

Pada Kamis (4/3/2021), polisi membubarkan aksi unjuk rasa dengan gas air mata dan tembakan di beberapa kota tetapi tindakan keras mereka lebih terkendali daripada pada Rabu, ketika PBB mengatakan 38 orang tewas pada hari protes paling berdarah.

Kepala hak asasi manusia PBB Michelle Bachelet menuntut pasukan keamanan menghentikan apa yang dia sebut sebagai "tindakan keras kejam mereka terhadap pengunjuk rasa damai." Bachelet mengatakan lebih dari 1.700 orang telah ditangkap, termasuk 29 wartawan.


Pasokan listrik juga dilaporkan putus di beberapa bagian Myanmar pada Jumat, yang menurut seorang pejabat terkait terjadi karena kegagalan sistem.

Sumber: okezone

Demonstrasi Antikudeta Myanmar Berlanjut, 1 Orang Tewas Ditembak

Demonstrasi Antikudeta Myanmar Berlanjut, 1 Orang Tewas Ditembak

Demonstrasi Antikudeta Myanmar Berlanjut, 1 Orang Tewas Ditembak

Demonstrasi Antikudeta Myanmar Berlanjut, 1 Orang Tewas Ditembak

Demonstrasi Antikudeta Myanmar Berlanjut, 1 Orang Tewas Ditembak

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya