0
Thumbs Up
Thumbs Down

Dengan Pengawasan Ketat, Aktifitas Jual Beli Pasar Ternak Di Agam Tetap Dibuka

covesia
covesia - Sun, 29 May 2022 12:47
Dilihat: 41
Dengan Pengawasan Ketat, Aktifitas Jual Beli Pasar Ternak Di Agam Tetap Dibuka

Covesia.com - Pastikan kondisi ternak sehat, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Agam, Sumatera Barat periksa setiap ternak yang akan diperjual belikan di pasar ternak di daerahnya.

Kepala Dinas Pertanian Agam, Afniwirman, didampingi Kabid Keswan dan Kesmavet, drh Farid Muslim mengatakan, meski sebagian daerah menutup pasar ternak guna menekan penyebaran virus, Kabupaten Agam tetap memperbolehkan pedagang dan masyarakat untuk melakukan transaksi jual beli di pasar ternak.

"Aktifitas jual beli ternak tetap dilaksanakan di pasar ternak namun dalam pengawasan ketat," ujarnya saat memantau aktifitas pasar ternak di Lubuk Basung, Minggu (29/5/2022).

Menuturnya, pemantaun keluar masuknya ternak merupakan cara yang tepat untuk memastikan kondisi hewan yang diperjual belikan, sebab petugas bisa melihat secara langsung kondisi hewan serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Aktifitas jual beli ternak tetap berjalan, sebab menyangkut harkat orang banyak, jika dilarang, transaksi tetap mereka lakukan diluar pasar, ini tidak terpantau petugas dan bisa menjadi pemicu penyebaran virus," katanya lagi.

Setiap ternak yang masuk lanjutnya, para petugas langsung melakukan pemeriksaan kondisi serta melakukan upaya lain dalam mengantisipasi penularan PMK antara lain melalukan penyemprotan pada kendaraan pembawa ternak, memeriksa dan mencatat dokumen ternak.

"Dalam kegiatan hari ini, kami menemukan ada 1 ekor sapi yang menunjukkan gejala terjangkit PMK sehingga langsung disuruh pulang oleh petugas," katanya lagi

Kedepan Pasar Ternak Lubuk Basung akan ditata dan dikelola dengan manajemen yang lebih baik sekaligus serta dalam tahun ini sudah dianggarkan pembangunan UPT Keswan. "Kedepannya Setiap hari pasar ternak, dokter dan mantri harus standby demikian juga petugas administrasi, sehingga aktivitas di pasar ini dapat lebih tertata," katanya.

Sementara itu Tokoh Masyarakat Kabupaten Agam, Helmon Dt Hitam mengatakan, kebiasaan masyarakat di Agam adalah menjual ternak guna kebutuhan hewan qurban Hari Raya Idul Adha.

Jelang Idul Adha harga sapi siap potong meningkat , ini dimanfaatkan masyarakat untuk menjual hewan ternak dan membeli yang baru untuk dibesarkan.

"Kita mengapresiasi Pemda Agam bergerak cepat dan langsung melakukan pengawasan. Ini menyangkut kepentingan masyarakat, kami juga berharap pengawasan yang dilakukan dapat berlansung secara berkesinambungan, tidak hanya menunggu momen-momen tertentu," tutupnya.


(Jhn)

Sumber: covesia

Dengan Pengawasan Ketat, Aktifitas Jual Beli Pasar Ternak Di Agam Tetap Dibuka

Dengan Pengawasan Ketat, Aktifitas Jual Beli Pasar Ternak Di Agam Tetap Dibuka

Dengan Pengawasan Ketat, Aktifitas Jual Beli Pasar Ternak Di Agam Tetap Dibuka

Dengan Pengawasan Ketat, Aktifitas Jual Beli Pasar Ternak Di Agam Tetap Dibuka

Dengan Pengawasan Ketat, Aktifitas Jual Beli Pasar Ternak Di Agam Tetap Dibuka

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya