0
Thumbs Up
Thumbs Down

Dewan Pers Minta RKUHP Jangan Tumpang Tindih UU Pers

Republika Online
Republika Online - Sat, 21 Sep 2019 14:20
Dilihat: 35
Dewan Pers Minta RKUHP Jangan Tumpang Tindih UU Pers

JAKARTA -- Anggota Dewan Pers Agung Darmajaya meminta Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) jangan sampai tumpang tindih dengan UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. "Ketika muncul persoalan pers, masuk dalam KUHP menjadi pidana, artinya kebebasan pers di satu sisi terbelenggu pidana, akhirnya jadi tumpang tindih," kata Agung dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (21/9).

Dia mengingatkan ketika terjadi persoalan dalam sebuah pemberitaan, harus diselesaikan dengan UU Pers, bukan pidana. Menurut dia, ada banyak pasal yang kontroversial yang menyangkut pers dalam RKUHP.

Salah satunya terkait penghinaan presiden karena terminologi penghinaan tidak jelas karena bisa ditafsirkan secara sembarang. "Menghina itu seperti apa sih? Kalau namanya pejabat publik, tidak perlu sekelas presiden, anda dikritik ya itu risikonya, kecuali masuk ke ranah pribadi," ujarnya.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Slamet Pribadi menilai Presiden harus dilindungi harkat dan martabatnya sehingga diperlukan pasal dalam RKUHP terkait penghinaan terhadap Presiden. Dia menilai harus dibedakan antara mengkritik dan menghina Presiden sehingga ketika mengkritik Presiden tidak perlu dipidana.

"Harus ada perlindungan ketika sudah menyerang pribadi Presiden. Jangan sampai Presiden jatuh martabatnya karena dihina," ucapnya.

Dia menilai siapapun boleh mengkritik, mengajukan usulan dan marah pada kebijakan Presiden, namun tidak boleh menghina Presiden.

Berita Terkait
  • PKS Respons Permintaan Jokowi agar Pengesahan RKUHP Ditunda
  • YLBHI: Banyak Pasal Multitafsir di RKUHP
  • Yasonna: Aturan Kontrasepsi Demi Mencegah Seks Bebas Anak
Berita Lainnya
  • Warga Perantauan di Riau Pilih Pulang Kampung
  • Nafas Pendidikan Yang Berkemajuan

Dewan Pers Minta RKUHP Jangan Tumpang Tindih UU Pers

Dewan Pers Minta RKUHP Jangan Tumpang Tindih UU Pers

Dewan Pers Minta RKUHP Jangan Tumpang Tindih UU Pers

Dewan Pers Minta RKUHP Jangan Tumpang Tindih UU Pers

Dewan Pers Minta RKUHP Jangan Tumpang Tindih UU Pers

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya