0
Thumbs Up
Thumbs Down

Dewas Belum Terima Laporan ICW Terhadap Ketua KPK

Republika Online
Republika Online - Mon, 26 Oct 2020 18:31
Dilihat: 30
Dewas Belum Terima Laporan ICW Terhadap Ketua KPK

JAKARTA -- Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) mengaku belum mendapat laporan terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Firli Bahuri. Dewas mengaku belum memonitor laporan yang dilakukan terhadap Ketua KPK tersebut.

"Sejauh ini belum ada laporan," kata Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris di Jakarta, Senin (26/10).

Komjen Firli Bahuri kembali diduga melakukan pelanggaran kode etik terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) UNJ beberapa waktu lalu. Firli dilaporkan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW).

Laporan ICW berangkat dari petikan putusan Plt Direktur Pengaduan Masyarakat KPK, Aprizal yang telah mendapatkan hukuman ringan atas pelanggaran kode etik serupa. Namun, ICW menduga terdapat beberapa pelanggaran serius yang dilakukan oleh keduanya.

ICW mencatat, setidaknya terdapat empat dugaan pelanggaran kode etik yang terjadi. Pertama, Firli Bahuri bersikukuh untuk mengambil alih penanganan yang saat itu dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Padahal Plt Direktur Pengaduan Masyarakat KPK saat itu sudah menjelaskan bahwa setelah Tim Pengaduan Masyarakat melakukan pendampingan, ternyata tidak ditemukan adanya unsur penyelenggara negara. Sehingga, berdasarkan Pasal 11 ayat (1) huruf a UU KPK, maka tidak memungkinkan bagi KPK untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

Kedua, Firli Bahuri menyebutkan, dalam pendampingan yang dilakukan Tim Pengaduan Masyarakat terhadap Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah ditemukan tindak pidananya. Padahal ia diduga tidak mengetahui kejadian sebenarnya.

Ketiga, tindakan Firli Bahuri dan Karyoto saat menerbitkan surat perintah penyelidikan dan pelimpahan perkara ke Kepolisian diduga tidak didahului dengan mekanisme gelar perkara di internal KPK. Padahal, dalam aturan internal KPK telah diatur bahwa untuk dapat melakukan dua hal tersebut mesti didahului dengan gelar perkara yang diikuti oleh stakeholder kedeputian penindakan serta para Pimpinan KPK.

Keempat, tindakan Firli Bahuri untuk mengambil alih penanganan yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diduga atas inisiatif pribadi tanpa melibatkan atau pun mendengar masukan dari Pimpinan KPK lainnya. Padahal Pasal 21 UU KPK menyebutkan bahwa Pimpinan KPK bersifat kolektif kolegial.

berdasarkan hal di atas ICW menduga tindakan keduanya telah melanggar Pasal 4 ayat (1) huruf b, Pasal 5 ayat (1) huruf c, Pasal 5 ayat (2) huruf a, Pasal 6 ayat (1) huruf e, Pasal 7 ayat (1) huruf a, Pasal 7 ayat (1) huruf b, Pasal 7 ayat (1) huruf c Peraturan Dewan Pengawas Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Komisi Pemberantasan Korupsi.


Berita Terkait
  • ICW Laporkan Firli Bahuri ke Dewas KPK
  • ICW Yakini KPK Enggan Cari Harun Masiku
  • Kejakgung Enggan Tanggapi Permintaan ICW ke Presiden Jokowi
Berita Lainnya
  • MAKI Soroti Manipulasi Harga Teri Bantuan Covid-19
  • Dewas Belum Terima Laporan ICW Terhadap Ketua KPK

Dewas Belum Terima Laporan ICW Terhadap Ketua KPK

Dewas Belum Terima Laporan ICW Terhadap Ketua KPK

Dewas Belum Terima Laporan ICW Terhadap Ketua KPK

Dewas Belum Terima Laporan ICW Terhadap Ketua KPK

Dewas Belum Terima Laporan ICW Terhadap Ketua KPK

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya