0
Thumbs Up
Thumbs Down

Di Tengah Pandemi Covid-19, Blusukan Online Alternatif Kampanye di Pilkada 2020

Antvklik
Antvklik - Sat, 26 Sep 2020 21:28
Dilihat: 48

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerbitkan revisi aturan yang melarang kampanye dengan cara menciptakan kerumunan masa seperti rapat umum dan konser musik, serta membatasi pertemuan tatap muka.

antvklik.com - Seiring masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dimulai pada Sabtu (26/9/2020), para pasangan calon mencari siasat untuk mengumpulkan dukungan masyarakat dalam situasi pandemi covid-19.Dengan sebagian besar kampanye diperkirakan akan dilancarkan di dunia maya,

Bagaimanapun, tidak semua kandidat dalam Pilkada serta-merta mengalihkan kampanye mereka ke media sosial. Pilkada akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020 di 270 daerah dan melibatkan sekitar 105 juta pemilih.

Kampanye dijadwalkan dimulai pada 26 September sampai 5 Desember, dan masa tenang dimulai pada 6-8 Desember.

Mengantisipasi munculnya kluster baru penyebaran Covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan keputusan terkait larangan kegiatan massa selama masa kampanye Pilkada Serentak 2020.

Calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa resmi mendapat nomor urut 1 di Pilwakot Solo yang digelar KPU Surakarta di Hotel Sunan.

Usai resmi mendapat nomor urut, Paslon Gibran-Teguh pun menyiapkan strategi kampanye yang menarik di tengah pandemi Covid-19.

Ketentuan mengenai kampanye akbar tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pilkada dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19 yang terbit pada 7 Juli 2020.

Hal ini pun membuat Gibran-Teguh melakukan kampanye blusukan online, guna menghindari pengumpulan massa. Chandra selaku teknisi alat virtual box campaign mendeskripsikan alat blusukan online ini.

"Menggunakan daya baterai/aki, ada inverter yang bisa menghidupkan tv, sound, laptop. Alat ini portabel, bisa dibawa kemana-mana sehingga tidak membutuhkan daya listrik," jelasnya.

Chandra lanjut mengungkapkan kelebihan virtual box campaign ini adalah sebagai sarana mengurangi tatap muka, "Jadi, Mas Gibran tidak harus ke lokasi blusukan, cukup di rumah saja. Alat ini bisa blusukan ke rumah-rumah warga. Mas Gibran bisa menyapa warga dan sebaliknya lewat alat ini," ujarnya.

Di Tengah Pandemi Covid-19, Blusukan Online untuk Kampanye Pilkada 2020 (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Gibran mengungkapkan dirinya siap dengan format baru kampanye virtual ini, "Ya, ini nanti kita akan berkampanye 'blusukan online', dilakukan karena masih kondisi pandemi. Jadi kita bisa terhindar dari kerumunan, demi mewujudkan Pemilune Slamet, Wargane Iso Ngeliwet," tutur pemilik Mangkokku itu.

Di Tengah Pandemi Covid-19, Blusukan Online untuk Kampanye Pilkada 2020 (Foto: Istimewa)

Sebagaimana bunyi Pasal 64 PKPU 6/2020, partai politik, pasangan calon, tim kampanye yang hendak menggelar kampanye akbar harus mengupayakan agar kampanye dilakukan media daring dsan menerapkan protokol kesehatan. Hal ini demi menghindari penularan Covid-19.

Sementara itu, Tim pasangan calon dalam pemilihan wali kota Solo, Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo mengatakan belum berencana menggelar kampanye secara daring.

Di Tengah Pandemi Covid-19, Blusukan Online untuk Kampanye Pilkada 2020 (Foto: Istimewa)

Ketua Tim Pemenangan Bajo, Sigit Prawoso, menilai kampanye online tidak efektif untuk menggaet dukungan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat meminta pasangan calon yang sudah ditetapkan, juga dianjurkan berkampanye lewat media daripada mengumpulkan massa.

Di Tengah Pandemi Covid-19, Blusukan Online untuk Kampanye Pilkada 2020 (Foto: Grafis Istimewa)

Soal durasi waktunya pun, juga telah diperpanjang sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas PKPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020.


Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap melakukan sejumlah upaya untuk meyakinkan pasangan calon kepala daerah dalam mengoptimalkan penggunaan platform digital selama masa kampanye. Dengan adanya kampanye lewat media sejumlah kampanye yang melibatkan banyak orang pun ditiadakan. Seperti, kampanye rapat umum atau kampanye akbar paslon.

Sumber: Antvklik

Di Tengah Pandemi Covid-19, Blusukan Online Alternatif Kampanye di Pilkada 2020

Di Tengah Pandemi Covid-19, Blusukan Online Alternatif Kampanye di Pilkada 2020

Di Tengah Pandemi Covid-19, Blusukan Online Alternatif Kampanye di Pilkada 2020

Di Tengah Pandemi Covid-19, Blusukan Online Alternatif Kampanye di Pilkada 2020

Di Tengah Pandemi Covid-19, Blusukan Online Alternatif Kampanye di Pilkada 2020

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya