0
Thumbs Up
Thumbs Down

Diguyur Hujan, SDN 5 Jimbaran Tergenang Air

Nusabali
Nusabali - Thu, 15 Aug 2019 06:28
Dilihat: 28
Diguyur Hujan, SDN 5 Jimbaran Tergenang Air
MANGUPURA,
Akibat diguyur hujan pada Selasa (13/8) malam hingga Rabu (14/8) pagi, aktivitas kegiatan belajar mengajar di SDN 5 Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung sedikit terganggu. Pasalnya, halaman sekolah tersebut digenangi air setinggi mata kaki orang dewasa. Untuk menangani genangan itu, petugas BPBD Kabupaten Badung turun tangan dengan melakukan penyedotan air.

Kepala Sekolah SDN 5 Jimbaran Ni Komang Suryatini, mengungkapkan genangan air di halaman SDN 5 Jimbaran itu bukan kali pertama terjadi. Setiap terjadi hujan, halaman sekolah pasti digenangi air. Penyebab timbulnya genangan air itu karena halaman sekolah tidak memiliki sumur resapan, sehingga air tidak bisa meresap ke tanah.

Menurutnya, genangan air yang terjadi pada Rabu pagi kemarin, dipicu oleh hujan yang mengguyur kawasan Jimbaran pada Selasa (13/8) malam hingga Rabu (14/8) sekitar pukul 11.00 Wita. Meski tidak terlalu deras, namun hujan dengan intensitas sedang itu memicu genangan air di halaman sekolah.

"Kalau kondisi seperti ini (air menggenang) memang sudah sering. Setiap hujan, pasti tergenang. Ini sudah terjadi berkali-kali, dan kalau turun (airnya kering) perlu waktu berhari-hari," imbuhnya, Rabu (14/8) sore.

Dampak halaman sekolah tergenang, kegiatan belajar mengajar terganggu. Salah satunya mata pelajaran olahraga. Murid tidak bisa menggelar kegiatan yang berlangsung di luar ruangan. Pagi harinya, para guru dan orangtua murid yang mengantar anaknya menggunakan motor, harus mengantar sampai teras sekolah dengan menerjang genangan.

"Ini kan sudah lama terjadi, sudah pernah diusulkan untuk membuat sumur resapan oleh kepala sekolah terdahulu. Tapi belum terealisasi. Semoga, kalau kita usulkan lagi kali ini, bisa terealisasi," kata Suryatini yang mengaku baru setahun menjabat kepala sekolah SDN 5 Jimbaran.

Menurut dia, sumur resapan di SDN 5 Jimbaran sebenarnya sudah ada. Tapi, karena ada bangunan tambahan, akses menuju sumur resapan itu tertimbun. Sehingga air tidak bisa mengalir ke sumur resapan. Dia berharap, dengan adanya koordinasi lanjutan nanti, Disdikpora Kabupaten Badung membuatkan sumur resapan baru. Dengan demikian, aktivitas belajar bagi 317 murid di 12 ruangan SD itu tidak terganggu. "Tadi sudah sempat koordinasi via WhatsApp dengan Pak Kadis. Ini akan menjadi perhatian beliau. Penanganan sementara tadi dengan menyedot saja," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Badung Ni Nyoman Ermy Setiari, menerangkan setelah menerima laporan masyarakat terkait genangan di halaman SDN 5 Jimbaran, BPBD mengerahkan 4 orang personel dan satu alat pompa air. Petugas dari TRC itu melakukan penyedotan dari pukul 12.00 hingga 14.00 Wita. Genangan yang disebabkan air hujan itu dialirkan ke parit dekat lokasi. "Laporan diterima pukul 09.00 Wita. Tapi, tim baru melakukan penanganan pukul 12.00 Wita karena melakukan pendataan lokasi serta mengkaji lokasi pembuangan. Sehingga kami baru selesai pukul 14.00 Wita," kata Ermy Setiari. *dar
Sumber: Nusabali

Diguyur Hujan, SDN 5 Jimbaran Tergenang Air

Diguyur Hujan, SDN 5 Jimbaran Tergenang Air

Diguyur Hujan, SDN 5 Jimbaran Tergenang Air

Diguyur Hujan, SDN 5 Jimbaran Tergenang Air

Diguyur Hujan, SDN 5 Jimbaran Tergenang Air

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya