0
Thumbs Up
Thumbs Down

Dokter Gadungan PT Pelni Ketahuan Usai Gagal Diverifikasi

Republika Online
Republika Online - Mon, 11 Nov 2019 13:27
Dilihat: 11
Dokter Gadungan PT Pelni Ketahuan Usai Gagal Diverifikasi

JAKARTA -- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengungkapkan kasus dokter gadungan terbongkar usai proses verifikasi data kepegawaian dalam rangka sertifikasi. Dalam proses itu, ijazah pegawai berinisial SU (57 tahun) ternyata palsu.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Yahya Kuncoro menyebut dalam rangka transformasi, Pelni melakukan verifikasi kepegawaian untuk pemutahiran data SDM. Verikasi meliputi tenaga organik, non-organik, termasuk penelitian ijazah para karyawannya agar terverikasi keakuratan dan keasliannya.

"Dalam verifikasi tersebut, terdapat data SU yang merupakan mantan Pekerja Harian Lepas (PKL) yang menjadi tenaga medis di kapal dengan indikasi tidak valid," katanya pada Republika.co.id Senin (11/11).

Ia menyampaikan Pelni kemudian melakukan pengecekan ke Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar (Unhas Makassar) tempat SU menimba ilmu. Terungkap ijazah dokter bernomor: 2457-039-04/133-271-91 yang digunakan SU bekerja sebagai dokter kapal di Kantor PT Pelni Persero Kota Makassar diduga tidak terdaftar. "Ditemukan ketidakcocokan nomor ijazah sehingga dinyatakan yang bersangkutan tidak kuliah di Universitas Hasanudin serta diduga ijazahnya palsu," ujarnya.

Atas temuan tersebut, Pelni sudah melaporkan SU ke Polda Sulsel atas tuduhan tindak pidana menempatkan keterangan palsu pada akta autentik. Selain itu, SU telah diberhentikan dari Pelni.
"Saat ini, Pelni telah melaporkan indikasi penipuan pemalsuan ijazah yang bersangkutan dan telah memberhentikan dari tenaga medis kontrak," ucapnya.

Ia membantah Pelni selama ini melakukan pembiaran atas dugaan pemalsuan yang dilakukan SU. Saat rekrutmen SU memang belum ada teknologi digital seperti sekarang. "Beliau kan PHL dan proses waktu zaman dulu manual semua, saat ini sudah tersistem dan online jadi terverifikasi dengan baik," tuturnya.

Hingga saat ini, Polda Sulsel terus menyelidiki kasus tersebut. Sejumlah saksi telah diambil keterangannya yaitu dari pihak biro hukum Kantor PT Pelni Persero Jalan Gajah Mada No 14, Jakarta, dan bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Kantor PT Pelni Persero. "Selanjutnya, Pelni menyerahkan kepada pihak berwajib untuk mengusut pemalsuan ijazah dokter yang digunakan untuk melamar di Pelni 25 tahun silam," tuturnya.

Diketahui, dugaan praktik dokter gadungan di Kantor Pelni Kota Makassar bermula dari laporan pihak PT Pelni (pusat), Jakarta. SU yang berdomisili di daerah Kunciran, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang dikabarkan terhitung bekerja sebagai dokter kapal di Kantor PT Pelni Persero Kota Makassar sejak 1994.


Berita Terkait
  • Dokter Gadungan Diamankan Polsek Caringin Sukabumi
  • Pelni akan Jual Tiket Sesuai Jumlah Tempat Tidur
  • 600 Ribu Orang Diprediksi Mudik dengan Kapal Pelni
Berita Lainnya
  • Viola Davis Ikut Tanggapi Martin Scorsese
  • Dompet Dhuafa Ajak Sumbang Sepatu Layak Pakai di EJM 2019

Dokter Gadungan PT Pelni Ketahuan Usai Gagal Diverifikasi

Dokter Gadungan PT Pelni Ketahuan Usai Gagal Diverifikasi

Dokter Gadungan PT Pelni Ketahuan Usai Gagal Diverifikasi

Dokter Gadungan PT Pelni Ketahuan Usai Gagal Diverifikasi

Dokter Gadungan PT Pelni Ketahuan Usai Gagal Diverifikasi

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya