0
Thumbs Up
Thumbs Down

DPRD Lebak Minta Warga Perkuat Mitigasi Bencana Tsunami

Republika Online
Republika Online - Fri, 28 Jan 2022 23:17
Dilihat: 66
DPRD Lebak Minta Warga Perkuat Mitigasi Bencana Tsunami

LEBAK -- Ketua DPRD Kabupaten Lebak Muhammad Agil Zulfikar meminta masyarakat pesisir Selat Sunda bagian selatan Banten dapat memperkuat mitigasi bencana tsunami guna mengurangi risiko kebencanaan. "Kami memfokuskan mitigasi bencana tsunami agar tidak banyak menimbulkan korban jiwa jika terjadi bencana alam itu," kata Muhammad Agil Zulfikar di Lebak, Jumat (2/1/2022).

Berdasarkan kajian BMKG pesisir Selat Sunda bagian selatan Banten berpotensi gempa megathrust dengan kekuatan 8,7 menimbulkan gelombang tsunami hingga ketinggian 20 meter. Potensi gempa dan tsunami itu, kata dia, perlu diperkuat untuk pengurangan risiko kebencanaan. Sehingga tidak banyak korban jiwa maupun kerusakan fasilitas umum.

Oleh karena itu, DPRD bersama pemerintah daerah tahun ini akan membahas Peraturan Daerah (Perda) tentang Penanganan Pengurangan Risiko Kebencanaan.

"Kami melihat perda itu sangat penting untuk pengurangan risiko kebencanaan," kata politisi Partai Gerindra Lebak.

Menurut dia, masyarakat pesisir Selat Sunda bagian selatan Banten tentu harus dibangun SDM mitigasi bencana agar pengetahuan mereka mampu menyelamatkan diri dengan melintasi jalur-jalur evakuasi hingga ke tempat perlindungan berkumpulnya warga di titik aman. "Masyarakat tidak panik jika menghadapi bencana tsunami karena mereka memiliki SDM mitigasi bencana," katanya.

Ia menyebutkan perairan Selat Sunda bagian selatan Banten meliputi Kecamatan Wanasalam, Malingping, Cihara, Panggarangan, Bayah, dan Cilograng merupakan wilayah sangat berpotensi bencana tsunami. Bila perda itu disahkan, menurut dia, perlu dioptimalkan sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat pesisir. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan bahwa pihaknya mendukung Perda Penanganan Pengurangan Risiko Kebencanaan agar tidak banyak korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur.

Dengan adanya perda tersebut, lanjut dia, secara maksimal harus menyampaikan kegiatan sosialisasi dan edukasi mitigasi bencana agar masyarakat memiliki SDM. Selain itu, juga membangun gedung shelter dan jalur evakuasi, pemasangan sirene dan tempat perlindungan berkumpul warga di titik aman. "Kami yakin melalui persiapan dan edukasi mitigasi itu dapat meminimalisasi kerugian akibat bencana alam itu," ujarnya.

Sementara itu, pemerhati lingkungan Asep Budiarto mengatakan bahwa pesisir Selat Sunda Banten bagian Selatan masuk kategori zona merah gempa tektonik hingga menimbulkan tsunami. Sehingga pemerintah daerah harus memiliki perda untuk penguatan agar tidak banyak korban jiwa jika terjadi tsunami.

Potensi gempa tektonik dan tsunami itu, kata dia, karena adanya patahan atau sesar di Samudra Hindia dengan Benua Indo-Australia dan di bagian selatan juga Lempeng Eurasia di bagian utara dan Lempeng Pasifik di bagian timur."Kami minta pemerintah daerah mengoptimalkan sosialisasi mitigasi kebencanaan untuk meminimalisasi korban jiwa," ujarnya.


Berita Terkait
  • Serunya Membuat Ilustrasi Cerita Ala KYM
  • Kejari Tasikmalaya Tetapkan 9 Tersangka Korupsi Dana Hibah
  • Pakar: UU Ciptaker Bakal Berdayakan Koperasi dan UMKM
Berita Lainnya
  • Pemkot Palu Tata Kawasan Ekonomi untuk PKL
  • Ingin Cepat Maju, MTsN 3 Bantul Belajar dari SMA 1 Bantul

DPRD Lebak Minta Warga Perkuat Mitigasi Bencana Tsunami

DPRD Lebak Minta Warga Perkuat Mitigasi Bencana Tsunami

DPRD Lebak Minta Warga Perkuat Mitigasi Bencana Tsunami

DPRD Lebak Minta Warga Perkuat Mitigasi Bencana Tsunami

DPRD Lebak Minta Warga Perkuat Mitigasi Bencana Tsunami

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya