0
Thumbs Up
Thumbs Down

Efisienkah Bus Rel untuk Kota-Kota Besar?

okezone
okezone - Mon, 08 Jul 2019 08:55
Dilihat: 39
Efisienkah Bus Rel untuk Kota-Kota Besar?

JAKARTA - Rencana pemerintah mengembangkan sistem transportasi massal berbasis omnibus bahnhof (O-Bahn) dinilai akan efektif. Hal ini guna mengatasi persoalan kemacetan di kota-kota besar di luar Jabodetabek.

Menurut pengamat transportasi dari Unika Soegijapranata, Semarang, Djoko Setijo warno, ide O-Bahn merupakan terobosan yang sangat bagus bagi pengembangan transportasi massal di kota-kota besar. Fleksibilitas O-Bahn karena bus tersebut dapat berjalan di jalan raya umum maupun jalur khusus sehingga dapat semakin menarik minat masyarakat untuk lebih mengandalkan transportasi umum untuk mobilitas sehari-hari. Dengan begitu tingkat kemacetan di kota-kota besar pun dapat lebih ditekan.

"O-Bahn cukup efisien karena bus-bus BRT (bus rapid transit) bisa sekaligus memanfaatkan jalur-jalur LRT (light rapid transit)," ujar Djoko.

Baca juga: O-Bahn Bakal Jadi Transportasi Massal Baru di RI?

Untuk diketahui, O-Bahn pertama kali beroperasi di Kota Essen, Jerman, pada 1980. Dengan memodifikasi sistem kerja roda, bus dapat beroperasi juga di jalur khusus beton bercelah seperti rel, bahkan bisa dirangkai seperti kereta atau trem. Bus dengan sistem roda pandu atau guided bus seperti ini pertama kali diciptakan oleh pabrikan Mercedes-Benz.

Pada dasarnya ini adalah sistem yang mengintegrasikan BRT dan LRT dalam satu jalur yang sama. Sistem yang juga disebut busway berpemandu ini kemudian diadopsi oleh berbagai negara, terutama Australia pada 1986, Inggris, Jepang, dan lainnya.

Kementerian Perhubungan pernah menyebut kan beberapa kota cocok untuk sistem ini, antara lain Medan, Makassar, Surabaya, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta. Sistem O-Bahn sangat mungkin tidak akan diterapkan di Jabodetabek karena Jakarta dan kota-kota di sekitarnya telah memiliki aneka moda transportasi yang mengarah terpadu seperti TransJakarta, commuter line (kereta rel listrik), moda raya terpadu (MRT), BRT, LRT.

Baca juga: 38 Terminal Bus Bakal Dimodif bak Bandara

Djoko melanjutkan, sistem O-Bahn sejalan dengan rencana pemerintah menawarkan skema buy the service melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Skema buy the service adalah penawaran layanan oleh pemerintah kepada pihak swasta guna mengoperasikan angkutan massal di daerah, termasuk BRT.

Nantinya operator moda transportasi adalah pihak swasta atau non-pemerintah melalui lelang. Tiga kota besar menjadi proyek percontohan, yaitu Medan, Solo, dan Palembang, kemudian menyusul Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar. Uji coba akan digelar pada 2020.

"Kalau mau dijalankan pada 2020 melalui anggaran pemerintah, armada BRT untuk OBahn bisa dioperasikan," kata Djoko.

Baca juga: Integrasi LRT-BRT, Kemenhub Siapkan O-Bahn Jadi Transportasi Baru


O-Bahn cocok untuk wilayah dengan demografi cenderung landai. Untuk Indonesia, karena infrastruktur transportasi massal belum banyak terintegrasi, O-Bahn akan lebih banyak beroperasi sebagai BRT atau melintasi jalan raya umum daripada jalur khusus baik layang maupun terowongan. Namun armada ini ditargetkan tetap bisa menghubungkan daerah pinggiran dan pusat kota.

Sumber: okezone

Efisienkah Bus Rel untuk Kota-Kota Besar?

Efisienkah Bus Rel untuk Kota-Kota Besar?

Efisienkah Bus Rel untuk Kota-Kota Besar?

Efisienkah Bus Rel untuk Kota-Kota Besar?

Efisienkah Bus Rel untuk Kota-Kota Besar?

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya