0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ekonomi RI Minus 5,32%, Ini yang Akan Dilakukan BI

okezone
okezone - Wed, 05 Aug 2020 22:27
Dilihat: 35
Ekonomi RI Minus 5,32%, Ini yang Akan Dilakukan BI

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menilai pandemi Covid-19 menekan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2020. Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi kuartal II 2020 mengalami kontraksi minus 5,32% (yoy), turun dalam dibandingkan dengan capaian triwulan I 2020 sebesar 2,97% (yoy).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Departemen Komunikasi Onny Widjanarko mengatakan, perkembangan ini tidak terlepas dari pengaruh melemahnya ekonomi global sejalan dengan pandemi Covid-19. Selain itu, menurunnya aktivitas ekonomi domestik sebagai dampak kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

Baca juga: 9 Fakta Ekonomi RI Minus 5,32%, Resesi di Depan Mata

"Ke depan, Bank Indonesia melalui bauran kebijakannya akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah dan otoritas terkait agar berbagai kebijakan yang ditempuh semakin efektif mendorong pemulihan ekonomi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Dirinya menjabarkan, penurunan pertumbuhan ekonomi domestik terjadi di semua komponen PDB sisi pengeluaran. Konsumsi rumah tangga mengalami kontraksi 5,51% (yoy), jauh lebih rendah dibandingkan dengan kinerja triwulan I 2020 sebesar 2,83% (yoy).

Baca juga: Sri Mulyani Murung Ekonomi RI Minus 5,32%, Ini Jauh Lebih Rendah

Selain itu, lanjutnya, investasi mencatat kontraksi 8,61% (yoy), turun dibandingkan dengan kinerja triwulan sebelumnya 1,70% (yoy). Stimulus Pemerintah yang sesuai dengan pola musiman belum kuat juga berpengaruh pada konsumsi Pemerintah yang tercatat kontraksi 6,90% (yoy), turun tajam dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 3,75% (yoy).

"Selain itu, kinerja ekspor juga terkontraksi 11,66% (yoy) akibat pelemahan ekonomi global dan penurunan harga komoditas dunia. Seiring dengan kontraksi permintaan domestik dan ekspor, kinerja impor juga mengalami kontraksi 16,96% (yoy)," paparnya.

Di sisi lapangan usaha (LU), hampir seluruhnya mengalami kontraksi kecuali Infokom, Pengadaan Air, Jasa Kesehatan, Pendidikan, dan Keuangan, serta Pertanian. Perlambatan ekonomi terutama didorong oleh kontraksi pada Transportasi dan Pergudangan, Perdagangan dan Penyediaan Akomodasi, dan Industri Pengolahan. Sementara itu, Infokom masih tumbuh meningkat dari triwulan sebelumnya.


"Seiring meningkatnya penggunaan media digital dalam penerapan Work From Home (WFH) dan School From Home (SFH). Kinerja LU Pertanian juga masih tercatat positif sejalan dengan masa panen," ujarnya.(rzy)

Sumber: okezone

Ekonomi RI Minus 5,32%, Ini yang Akan Dilakukan BI

Ekonomi RI Minus 5,32%, Ini yang Akan Dilakukan BI

Ekonomi RI Minus 5,32%, Ini yang Akan Dilakukan BI

Ekonomi RI Minus 5,32%, Ini yang Akan Dilakukan BI

Ekonomi RI Minus 5,32%, Ini yang Akan Dilakukan BI

  
Berita Trending Keuangan
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya