0
Thumbs Up
Thumbs Down

Eks Pimpinan KPK Sebut Mobil Dinas tak Pengaruhi Kinerja KPK

Republika Online
Republika Online - Fri, 16 Oct 2020 00:17
Dilihat: 45
Eks Pimpinan KPK Sebut Mobil Dinas tak Pengaruhi Kinerja KPK

JAKARTA -- Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menilai, pengadaan fasilitas mobil dinas bagi Pimpinan KPK jilid V tidak memiliki urgensi. Bahkan, menurutnya, fasilitas mobil dinas tak berpengaruh secara langsung dengan kinerja KPK dalam memberantas korupsi.

"Tidak ada (fasilitas mobil dinas) kaitan langsung dengan kinerja pimpinan misalnya OTT dan kinerja lain. Saya naik Innova empat tahun aman-aman saja tuh," ujar Saut dalam pesan singkatnya, Kamis (15/10).

Saut menuturkan, selama menjabat Komisioner selama empat tahun, fasilitas mobil dinas bagi pimpinan hingga pejabat struktural, tak pernah dibahas. Sebab, menurutnya, mobil dinas bukan suatu keperluan yang mendesak.

"Kalau mobil kami tidak bahas di jilid 4, masalah mobil tidak urgent, biar negara tidak perlu pusing ngurusi mobil," kata Saut.

Saut menilai, masalah kepemilikan mobil dinas cukup teratasi dengan uang transport yang menjadi fasilitas pimpinan dan staf KPK di luar gaji. Mekanisme seperti itu pun, kata dia, telah berjalan selama empat periode kepemimpinan KPK.

"Cukup saja uang transportasi, lalu gunakan itu untuk kredit mobil dan pemeliharaan mobil masing-masing pimpinan dan staf, dan itu sudah berjalan 4 periode tetap perform pimpinan KPK dan pegawainya," ungkapnya.

Saut mengungkapkan, pada eranya, pimpinan hanya meminta kepada pemerintah agar gaji pegawai dinaikkan. Sehingga, masalah mobil dinas untuk keperluan transportasi tidak menjadi masalah.

"Jadi jilid IV hanya minta gaji pegawai yang dinaikan awalnya cuma gaji pimpinan normatifnya harus dinaikan dulu sebagai dasar. Jadi, tidak ada isu sistem transportasi saat itu," ucap Saut.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, KPK saat ini tidak memiliki mobil dinas jabatan baik itu untuk pimpinan maupun pejabat struktural dari lembaga antirasuan tersebut. "Saat ini, KPK tidak memiliki mobil dinas jabatan baik itu untuk pimpinan maupun pejabat struktural," kata Ali, Kamis (15/10).

Dia menjelaskan, pengadaan mobil dinas itu telah di mendapatkan persetujuan DPR. Dia mengatakan, anggaran pengadaan mobil dinas jabatan untuk pimpinan, dewan pengawas (dewas) dan pejabat struktural di lingkungan KPK dimasukan dalam pagu anggaran KPK 2021.

Seperti diketahui, Komisi III DPR telah menyetujui anggaran mobil dinas bagi pimpinan, dewan pengawas, hingga pejabat struktural KPK tahun 2021. Berdasarkan informasi, mobil dinas untuk Ketua KPK dianggarkan sebesar Rp 1,45 miliar. Sementara untuk keempat Wakil Ketua KPK dianggarkan masing-masing Rp1 miliar dengan spesifikasi di atas 3.500 cc.


Berita Terkait
  • Dapat Mobil Dinas Baru, KPK: Sudah Disetujui DPR
  • KPK: DPR Setujui Anggaran Mobil Dinas untuk Pimpinan
  • Korupsi Jembatan Kampar, KPK Periksa 5 Pegawai Waskita Karya
Berita Lainnya
  • Tanggapan Toyota Soal Usulan Insentif Pajak Kendaraan
  • Eks Pimpinan KPK Sebut Mobil Dinas tak Pengaruhi Kinerja KPK

Eks Pimpinan KPK Sebut Mobil Dinas tak Pengaruhi Kinerja KPK

Eks Pimpinan KPK Sebut Mobil Dinas tak Pengaruhi Kinerja KPK

Eks Pimpinan KPK Sebut Mobil Dinas tak Pengaruhi Kinerja KPK

Eks Pimpinan KPK Sebut Mobil Dinas tak Pengaruhi Kinerja KPK

Eks Pimpinan KPK Sebut Mobil Dinas tak Pengaruhi Kinerja KPK

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya