0
Thumbs Up
Thumbs Down

Epidemiolog: Perkuat 3T dan 3M Cegah dan Kendalikan COVID-19

Republika Online
Republika Online - Thu, 09 Dec 2021 01:24
Dilihat: 65
Epidemiolog: Perkuat 3T dan 3M Cegah dan Kendalikan COVID-19

JAKARTA -- Epidemiolog dari Universitas Andalas (Unand) SumateraBarat Defriman Djafri mengatakan 3T dan 3M harus terus diperkuat sebagai strategi pengendalian dan pencegahan penularan COVID-19. Pencegahan ini harus tetap dilakukan meski kasus COVID-19 melandai.

"Justru, kondisi saat melandai ini, kita terus memperkuat 3T dan 3M yang sudah menjadi strategi pengendalian dan pencegahan selama ini," kata Defriman dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (8/12).

Ia menjelaskan 3T adalah pengujian, pelacakan kontak atau kasus dan pengobatan. Sementara, 3M mencakup menggunakan masker, menjaga jarak/mengurangi mobilitas dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Vaksinasi COVID-19, kata dia, tidak bisa menjadi satu-satunya upaya dalam menghadapi ancaman varian baru seperti varian Omicron yang menyebar lebih cepat dan dapat menyebar di antara orang-orang yang sudah divaksinasi ganda atau dengan dua dosis. Ia mengatakan ada mutasi yang sangat ekstensif dan secara signifikan dari sebelumnya, yang mengakibatkan sebagian virus dapat melewati perlindungan vaksin.

Oleh karena itu, deteksi awal secara cepat menjadi salah satu upaya yang penting dengan memasifkan pengujian dan pelacakan kasus-kasus yang ditemukan saat ini untuk menemukan ada tidaknya varian baru.

Dengan kondisi saat ini masih berstatus pandemi COVID-19, yang tidak melihat batas wilayah, maka bisa terjadi potensi gelombang penularan berikutnya, sehingga 3M juga harus terus dilakukan secara ketat sampai pandemi ini benar-benar berakhir. Untuk itu, 3T harus terus diperkuat bersamaan dengan 3M di tengah peningkatan cakupan vaksinasi dalam mengantisipasi ancaman varian baru dan mencegah serta mengendalikan penularan COVID-19.

"Itu menjadi kunci dalam melawan COVID-19," katanya.


Berita Terkait
  • 100 Juta Penduduk Telah Divaksinasi Lengkap
  • Gejala Varian Omicron yang Muncul pada Malam Hari
  • WHO: Varian Omicron Sudah Menyebar di 57 Negara
Berita Lainnya
  • Relawan Sahabat Ganjar Bangun Dapur Umum untuk Korban Semeru
  • Shin Tae-yong Percaya Diri Hadapi Piala AFF Perdananya

Epidemiolog: Perkuat 3T dan 3M Cegah dan Kendalikan COVID-19

Epidemiolog: Perkuat 3T dan 3M Cegah dan Kendalikan COVID-19

Epidemiolog: Perkuat 3T dan 3M Cegah dan Kendalikan COVID-19

Epidemiolog: Perkuat 3T dan 3M Cegah dan Kendalikan COVID-19

Epidemiolog: Perkuat 3T dan 3M Cegah dan Kendalikan COVID-19

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya