0
Thumbs Up
Thumbs Down

Facebook dan Twitter Hapus Video Presiden Brasil Soal Corona

Republika Online
Republika Online - Wed, 01 Apr 2020 02:36
Dilihat: 41
Facebook dan Twitter Hapus Video Presiden Brasil Soal Corona

JAKARTA -- Perusahaan teknologi Facebook dan Twitter menghapus video Presiden Brazil Jair Bolsonaro yang mengatakan ada obat yang bekerja melawan virus corona (Covid-19). Facebook dan Twitter mencatat pernyataan itu keliru.

Sangat jarang perusahaan teknologi peduli terhadap sebuah unggahan yang berkaitan dengan seorang kepala negara. Namun, pandemik Covid-19 membuat perusahaan teknologi agresif menyaring saran medis yang tidak berdasar, hoaks, dan informasi palsu yang berisiko untuk kesehatan masyarakat.

"Kami menghapus konten di Facebook dan Instagram yang melanggar Standar Komunitas kami, yakni tentang tidak memungkinkan mempublikasi informasi salah, sehingga dapat menyebabkan kerusakan," kata Facebook dalam sebuah pernyataannya dilansir di NBC News, Selasa (31/3).

Facebook mengatakan telah menghapus video tersebut. Sementara itu, Twitter meminta Bolsonaro menghapus video itu sendiri, jika ingin tetap menggunakan media sosial itu.

Obat yang dimaksud Bolsonaro adalah chloroquine fosfat. Pusat Pengandalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Sabtu (28/3) lalu memperingatkan bahwa obat tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, termasuk kematian.

Chloroquine fosfat dan hydroxychloroquine sulfate diperuntukkan mengobati kondisi, seperti malaria. Sementara efek pada Covid-19 yang disebabkan virus, masih belum diketahui. CDC menegaskan para peneliti sedang mempelajarinya lebih lanjut.

Seorang lelaki di Arizona meninggal pada bulan ini, setelag dia dan istrinya menelan chloroquine fosfat. Mereka mempercayai obat itu dapat melindungi dari infeksi Covid-19. Sebelumnya, korban menonton briefing di televisi, di mana Presiden AS Donald Trump berbicara tentang potensi manfaat obat itu.

Dalam rekaman, Bolsonaro berbicara dengan seorang pedagang kaki lima dan berkata, "Obat itu di sana, hydroxychloroquine, bekerja di semua tempat.

Twitter yang telah mengadopsi kebijakan baru untuk mengurangi kesalahan informasi virus corona telah menghapus dua cuitan dari Bolsonaro tentang virus itu. "Twitter baru-baru ini mengumumkan perluasan peraturannya untuk menjangkau konten yang bertentangan dengan informasi kesehatan masyarakat resmi, sehingga dapat menempatkan orang pada risiko lebih besar mentransmisikan Covid-19," tulis perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Berita Terkait
  • Presiden Brasil Bolsonaro Tolak Perluas Karantina
  • Memastikan Dampak Temuan Obat pada Pasien Covid-19
  • Sanofi, Regeneron Perluas Uji Klinis Obat untuk Covid-19
Berita Lainnya
  • Kemendikbu Minta Murid PAUD tak Diberikan Tugas
  • 282 Orang Positif Corona Berdasarkan Rapid Test di Jakarta

Facebook dan Twitter Hapus Video Presiden Brasil Soal Corona

Facebook dan Twitter Hapus Video Presiden Brasil Soal Corona

Facebook dan Twitter Hapus Video Presiden Brasil Soal Corona

Facebook dan Twitter Hapus Video Presiden Brasil Soal Corona

Facebook dan Twitter Hapus Video Presiden Brasil Soal Corona

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya