0
Thumbs Up
Thumbs Down

Febri Diansyah Mengundurkan Diri dari KPK

Republika Online
Republika Online - Thu, 24 Sep 2020 14:22
Dilihat: 27
Febri Diansyah Mengundurkan Diri dari KPK

JAKARTA -- Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mundur dari jabatannya. Tak hanya mundur, Febri juga menyatakan pamit sebagai pegawai KPK. Mantan juru bicara itu telah mengirim surat ke Sekretaris Jenderal tertanggal 18 September 2020.

"Ya, dengan segala kecintaan saya pada KPK, saya pamit," kata Febri Diansyah dalam pesan singkatnya, Kamis (24/9).

Kabar mundurnya Febri ini sangat mengagetkan pegawai KPK lainnya dan sejumlah awak media yang biasa meliput di Gedung KPK. Salah satunya Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo Harahap. Kepada Republika, Yudi mengaku terpukul dengan keputusan Febri untuk mundur.

"Untuk lebih lengkapnya bisa ditanyakan ke mas febri. Saya sedih mas Febri menyatakan sikapnya mengundurkan diri dari KPK," kata Yudi.

Yudi berharap sahabatnya itu tetap bertahan dan mengabdi di KPK. Namun, keputusan berada di tangan mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) tersebut.

"Sebagai sahabat selama 7 tahun ini saya berharap mas Febri tetap bekerja di KPK, namun pilihan ada di tangan Mas Febri memang," ujarnya.

Sementara Plt Jubir KPK, Ali Fikri membenarkan adanya surat pengunduran diri Febri. Surat tersebut telah diterima Biro SDM KPK.

Namun, Ali mengaku tak mengetahui secara pasti alasan Febri mundur dari KPK. "Informasi yang saya terima, Biro SDM telah menerima surat pengunduran diri yang bersangkutan. Namun sejauh ini kami belum tahu yang menjadi alasannya," ujar Ali. Lebih lanjut Ali menjelasakan, sesuai mekanisme di internal KPK, pegawai yang mengundurkan diri harus menyampaikan secara tertulis satu bulan sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, alasan Febri Diansyah mundur lantaran kondisi politik dan hukum lembaga antirasuah yang telah berubah drastis sejak revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi. Diketahui, berbagai aksi protes disuarakan oleh para aktivis antikorupsi yang menilai aturan baru tersebut memangkas kekuatan KPK.

Menurut aturan baru, semua pegawai KPK akan beralih menjadi aparatur sipil negara alias pegawai negeri sipil. Sebelum bergabung ke KPK, Febri merupakan aktivis di Indonesia Corruption Watch. Lulusan Universitas Gajah Mada itu ditunjuk menjadi juru bicara pada 2016 dan berakhir saat menjelang akhir 2019, tidak lama setelah Firli Bahuri memimpin lembaga tersebut.

Kinerja KPK menjadi sorotan publik. - (Republika/Berbagai sumber diolah)





Berita Terkait
  • KPK Serahkan Asset Recovery Rp 850 Juta ke Kas Negara
  • KPK Akui Izin Geledah dan Sita Baru Tambah Prosedur
  • KPK Lelang Barang Rampasan Kasus Korupsi
Berita Lainnya
  • 231 Warga India Didortasi dari Arab Saudi di Tengah Pandemi
  • IDI Sayangkan Wali Kota Jambi Langgar Isolasi Mandiri

Febri Diansyah Mengundurkan Diri dari KPK

Febri Diansyah Mengundurkan Diri dari KPK

Febri Diansyah Mengundurkan Diri dari KPK

Febri Diansyah Mengundurkan Diri dari KPK

Febri Diansyah Mengundurkan Diri dari KPK

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya