0
Thumbs Up
Thumbs Down

Fintech Data Center bawa angin segar bagi bisnis P2P Lending

Indotelko
Indotelko - Sun, 17 Nov 2019 10:10
Dilihat: 38
Fintech Data Center bawa angin segar bagi bisnis P2P Lending

JAKARTA (IndoTelko) - Langkah Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) membentuk Fintech Data Centre (FDC) demi integrasi data para anggota penyelenggara fintech P2P lending yang lebih baik dinilai membawa angin segar bagi pelaku di sektor tersebut.

PT Glotech Prima Vista (Do-It) menyambut positif launching Fintech Data Center yang dilakukan oleh AFPI itu.

Do-It yang telah terdaftar dan diawasi OJK sejak 23 Mei 2018 dengan No S-358/NB.213/2018 menilai Fintech Data Center ini kedepannya membawa angin segar bagi industri P2P Lending.

"Menurut penilaian kami, Fintech Data Center akan sangat membantu dalam analisis kelayakan kredit calon debitur. Sekaligus mengantisipasi situasi 1 orang meminjam dari berbagai fintech," ungkap General Manager Do-It Jennifer Claudia dalam rilisnya kemarin.

Dijelaskannya, dalam melakukan verifikasi pengguna, platform Do-It sesungguhnya sudah menerapkan sistem terotomasi dengan machine learning, AI dan analisa big data yang dikelola penuh oleh tim Indonesia.

"Pengelolaan end-to-end yang dilakukan melalui teknologi digital ini merupakan salah satu keunggulan kami dalam menyediakan pelayanan unggul bagi masyarakat. Kami pun sangat mengapresiasi AFPI dan OJK yang menaruh perhatian dalam menjaga industri P2P Lending ini, agar industri dapat tumbug sehat ke depan dengan memberikan manfaat nyata bagi peminjam," tutup Jennifer.

Sebelumnya, AFPI menjelaskan FDC menjadikan para anggota lebih mudah melakukan credit assessment untuk menyalurkan kredit atau pinjaman.

"Jika Bank Indonesia memiliki BI Checking dan OJK memiliki Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), AFPI memiliki FDC untuk memudahkan para penyelenggara. Kami berharap sistem ini memperkuat industri fintech P2P lending ke depannya," ujar Wakil Ketua Umum AFPI Sunu Widyatmoko.

Menurutnya, FDC memperjelas peran dan fungsi AFPI sebagai self-regulatory organization yang mewadahi industri fintech P2P lending. Sebelumnya arsitektur AFPI terdiri dari policy advocacy, code of conduct (pedoman perilaku sebagai dasar AFPI menjalankan market disiplin), literasi dan edukasi, data knowledge and intelligence, dan kolaborasi.

FDC akan memberikan perlindungan kepada lender dan borrower. Seperti untuk mengurangi risiko fraud dan mengurangi biaya pinjaman.

Jenis data yang bisa diakses, antara lain Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan kolektibilitas kredit. Dalam pengembangannya, FDC juga dapat diintegrasikan ke data milik perbankan atau bahkan SLIK milik Otoritas Jasa Keuangan (OJK).(wn)


Read More...

Sumber: Indotelko

Fintech Data Center bawa angin segar bagi bisnis P2P Lending

Fintech Data Center bawa angin segar bagi bisnis P2P Lending

Fintech Data Center bawa angin segar bagi bisnis P2P Lending

Fintech Data Center bawa angin segar bagi bisnis P2P Lending

Fintech Data Center bawa angin segar bagi bisnis P2P Lending

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya