0
Thumbs Up
Thumbs Down

FPI Kerap Mengguncang Demokrasi Indonesia, Ada Apa Sebenarnya?

genpi
genpi - Wed, 25 Nov 2020 14:40
Dilihat: 23

GenPI.co - Dari Petamburan, FPI kerap melakukan aksi-aksi yang mengguncang demokrasi Indonesia. Gerakkan mereka jelas bukan aksi karbitan, tetapi terstruktur dan terus berlipat ganda.

Kepulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq dari pengasingan, menandakan awal baru kemunculan FPI di politik praktis Indonesia.

BACA JUGA: FPI Dibubarkan, Jawaban Habib Rizieq Ngeri!

Namun, bagaimana awal mula ormas Islam ini lahir, tumbuh dan menjadi yang paling berpengaruh saat ini?

Dilansir dari berbagai sumber, Habib Rizieq merupakan seorang keturunan Hadrami dan lulusan LIPIA. Dia menjadi tokoh sentral berdirinya FPI pada 17 Agustus 1998 silam.

Dai kharismatik dan orator ulung ini berhasil mengumpulkan ulama terkemuka untuk terlibat dalam masa awal pendirian FPI.

Beberapa di antaranya ialah KH Fathoni, KH Misbahul Anam, KH Cecep Bustomi, dan Habib Idrus Jamalullail.

Tokoh-tokoh tersebut dikenal sebagai mubalig yang keras sejak zaman Orde Baru.

Kehadiran FPI ditandai dengan hadirnya mereka pada kerusuhan Ketapang di Jakarta. Habib Rizieq turun untuk menenangkan massa. Dia juga sempat berceramah di masjid di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Jadi Anggota Laskar FPI Ternyata Susah, Syaratnya Seperti Ini

FPI juga terlibat dalam aksi pengamanan bersama Pam Swakarsa ketika Sidang Istimewa MPR yang melantik Habibie sebagai Presiden.

Sejak saat itu, FPI diisukan dekat dengan sejumlah tokoh politik. Awalnya dengan Prabowo. Akan tetapi, sejak diberhentikan dari TNI, FPI lebih dekat dengan Wiranto.

Momentum itu kemudian dimanfaatkan FPI untuk menggeruduk Balai Kota DKI Jakarta pada Desember 1999. Mereka meminta Gubernur Sutiyoso menutup semua tempat maksiat.

Kedekatan dengan Wiranto agaknya mulai terbukti ketika FPI terlibat politik praktis, mereka mendukung Jenderal TNI (Purn) itu maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2004.

FPI bahkan mengirim dai-dai mereka ke sejumlah daerah untuk mendukung kawan lama mereka tersebut.

Salah satu peristiwa politik paling penting FPI ialah aksi 411 dan 212 yang terjadi pada 2016.

Mereka menuntut Basuki Tjahaja Purnama yang menjabat Gubernur DKI Jakarta saat itu untuk mempertanggung jawabkan ucapannya.

Pada 2017, Habib Rizieq melawat ke Arab Saudi setelah berbagai dugaan pidana dialamatkan ke dirinya. Meskipun akhirnya seluruh kasus tersebut mendapat SP3.

Tiga setengah tahun jauh dari Indonesia sama sekali tidak menyurutkan fanatisme jemaahnya. Kini, dia pulang membawa babak baru. (*)

Simak video berikut ini:

Sumber: genpi

FPI Kerap Mengguncang Demokrasi Indonesia, Ada Apa Sebenarnya?

FPI Kerap Mengguncang Demokrasi Indonesia, Ada Apa Sebenarnya?

FPI Kerap Mengguncang Demokrasi Indonesia, Ada Apa Sebenarnya?

FPI Kerap Mengguncang Demokrasi Indonesia, Ada Apa Sebenarnya?

FPI Kerap Mengguncang Demokrasi Indonesia, Ada Apa Sebenarnya?

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya