0
Thumbs Up
Thumbs Down

Gandeng Perusahaan Kereta Swiss, Erick Thohir Boyong KAI Go International

wartaekonomi
wartaekonomi - Sat, 17 Oct 2020 12:32
Dilihat: 48
Jakarta

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyatakan bahwa PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menjajaki kerja sama dengan perusahaan gerbong kereta asal Swiss, yakni Stadler Rail. Kedua perusahaan itu akan memproduksi rangkaian kereta yang akan dipasarkan ke kawasan Asia-Oseania.

"Stadler juga menyatakan akan membangun kantor pusat regionalnya untuk kawasan Asia dan Oseania di Indonesia. Ini merupakan kepercayaan dan apresiasi," kata Erick dalam konferensi pers virtual, Jumat, (16/10/2020).

Baca Juga: Berkat Vaksin Covid-19, Erick Thohir: Bio Farma Sudah Jadi Perusahaan Global

Baca Juga: Kisah Perusahaan Raksasa: China Railway Engineering, Konglomerat Kereta Api Papan Atas China

Kerja sama ini dibahas dalam perjalanan diplomatik Erick bersama Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, ke Bern dan Jenewa, Swiss.

Erick mengatakan, kesepakatan kedua entitas telah menegaskan posisi KAI sebagai perusahaan pelat merah yang bergerak di sektor transportasi kereta api di level regional.

Selain PT KAI, Erick mengatakan masih banyak perusahaan pelat merah yang siap merambah pasar global dan bekerja sama dengan entitas skala internasional. Erick optimistis, "Akan banyak lagi perusahaan BUMN berkualitas global dan internasional."

Di samping meneken kesepakatan bisnis, Erick mengatakan perjalanannya ke Swiss dalam rangka memastikan kerja sama untuk penanganan Covid-19. Utamanya memastikan ketersediaan vaksin bagi rakyat.

"Alhamdulillah rangkaian perjalanan ke Inggris dan Swiss sangat baik. Penting bagi Indonesia untuk terus menjadi bagian dari dunia dalam menangani Covid-19. Semua jadi bagian kita untik memastikan keamanan untuk rakyat Indonesia," kata Erick.

Sementara itu, Retno Marsudi mengatakan, pertemuan diplomatik itu membahas agenda terkait kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan buruh. Di tingkat bilateral, Indonesia dan negara sahabat akan memperkuat komitmen kerja sama dengan prinsip saling menghormati.

"Swiss adalah mitra terbesar keempat Indonesia di Eropa. Nilai perdagangan kedua negara US$ 2,1 miliar," kata Retno dalam konferensi pers virtual, Jumat, (16/10/2020).


Sedangkan di level mutilateral, Retno mengatakan, Indonesia jadi bagian penting dari komunitas global dalam upaya pemulihan kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Dalam laawatan ke Swiss, Retno dan Erick bertemu dengan wakil presiden Swiss dan petinggi bisnis di negara tersebut. Retno dan Erick juga mengadakan pertemuan dengan Dirjen WHO dan CEO Global Alliance for Vaccine and Immunization (GAVI), dan perwakilan Unicef.

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Dhemas Reviyanto

Sumber: wartaekonomi

Gandeng Perusahaan Kereta Swiss, Erick Thohir Boyong KAI Go International

Gandeng Perusahaan Kereta Swiss, Erick Thohir Boyong KAI Go International

Gandeng Perusahaan Kereta Swiss, Erick Thohir Boyong KAI Go International

Gandeng Perusahaan Kereta Swiss, Erick Thohir Boyong KAI Go International

Gandeng Perusahaan Kereta Swiss, Erick Thohir Boyong KAI Go International

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya