0
Thumbs Up
Thumbs Down

'Ganjar, Anies sama Prabowo Tidak Signifikan secara Statistik'

wartaekonomi
wartaekonomi - Mon, 26 Oct 2020 04:11
Dilihat: 52
Jakarta

Survei nasional Indikator Politik Indonesia (IPI) juga menyoroti soal elektabilitas sejumlah tokoh terkait Pilpres 2024, di mana pandemi Covid-19 mengubah konstelasi politik Tanah Air.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengalami penurunan dan naik berdasarkan beberapa survei IPI.

"Survei bulan Februari (2020) itu adalah survei base line, sebelum kita memasuki pandemi secara resmi bulan Maret. Waktu itu Pak Prabowo unggul 22,2 persen, Ganjar 9,1 persen, Anies (Anies Baswedan) saat itu 12,1 persen, Mas Sandi (Sandiaga Uno) 9,5 persen, Ridwan Kamil 7,7 persen, Mas AHY 6,5 persen, Gatot (Nurmantyo) 2,2 persen, Mahhfud MD 3,8 persen di bulan Februari. Simulasinya sama 15 nama," kata Direktur Eksekutif IPI Burhanuddin Muhtadi secara daring, Minggu (25/10/2020).

Baca Juga: Demo Susulan Tolak Omnibus Law, Ini yang Bikin Deg-degan Mas Ganjar

Burhanuddin menjelaskan, bulan Mei 2020, mulai ada perubahan di mana, Prabowo turun signifikan dari 22% ke 14%. Kemudian, Ganjar naik menjadi 11,8%, Anies turun menjadi 10,4%, Sandi pun turun menjadi 6% dan Ridwan Kamil naik menjadi 7,7%, dan seterusnya.

Kemudian, sambung dia, di bulan Juli, elektabilitas Prabowo masih tertekan jadi 13,5%, Ganjar kembali mengalami kenaikan menjadi 16,2%, Anies naik menjadi 15%, Sandi naik jadi 9,2%, Ridwan Kamil naik 8,6% dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) naik menjadi 6,8%.

"Tapi, Ganjar sama Anies sama Pak Prabowo tidak signifikan secara statistik," ujar Burhanuddin.

Menurut Burhanuddin, pandemi Covid-19 ini mengubah konstelasi politik. Karena, sebelum pandemi Covid-19, elektabiltas Prabowo signifikan dibanding calon yang lain dan di survei kali ini Prabowo kembali naik menjadi 16,8%, Sandi turun sedikit menjadi 8,8%, Ridwan Kamil juga belum beranjak dari perolehan bulan Mei 7,6%, AHY turun menjadi 4,2%, Khofifah Indar Parawansa juga stagnan di angka 4%. Anies Baswedan 14,4%, sementara Ganjar Pranowo 18,7%.

Survei dilakukan pada 24-30 September 2020 dengan 1.200 responden yang dipilih secara random. Metode survei dilakukan dengan wawancara via telepon. Margin of error 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.

Penulis: ***

Editor: Ferry Hidayat


Foto: Sigid Kurniawan/Pool

Sumber: wartaekonomi

'Ganjar, Anies sama Prabowo Tidak Signifikan secara Statistik'

'Ganjar, Anies sama Prabowo Tidak Signifikan secara Statistik'

'Ganjar, Anies sama Prabowo Tidak Signifikan secara Statistik'

'Ganjar, Anies sama Prabowo Tidak Signifikan secara Statistik'

'Ganjar, Anies sama Prabowo Tidak Signifikan secara Statistik'

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya