0
Thumbs Up
Thumbs Down

Gawat, China Geser Armada Besar ke Perbatasan Taiwan

wartaekonomi
wartaekonomi - Wed, 21 Oct 2020 07:09
Dilihat: 31
Beijing

China memindahkan sejumlah besar armada ke Provinsi Guangdong selatan. Langkah itu memicu kekhawatiran bahwa Beijing mungkin sedang mempersiapkan serangan ke Taiwan.

Laporan South China Morning Post (SCMP) menggambarkan kekhawatiran tentang China yang memperkuat pasukannya di Guangdong, terutama dengan rumor penyebaran rudal hipersonik DF-17 ke wilayah tersebut.

Baca Juga: China Minta Amerika Serikat Jangan Ikut Campur!

Pemimpin redaksi Kanwa Defense Review yang berbasis di Kanada, Andrei Chang, mengatakan perluasan pangkalan rudal Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) di dekat Taiwan menunjukkan bahwa pasukan itu meningkatkan persiapan untuk perang yang menargetkan Taiwan.

Chang memperingatkan pengerahan pasukan lain ke wilayah tersebut, seperti sistem pertahanan udara S-400 Triumf buatan Rusia. Pesawat S-400 dan DF-17 dapat menyerang target di seluruh Taiwan, sebuah kemampuan yang sampai sekarang.

Pensiunan PLA dan mantan wakil direktur Asosiasi Hubungan Lintas Selat Taiwan Dewan Negara, Mayor Jenderal Wang Zaixi, mengatakan kepada situs berita China Guancha.cn, bahwa latihan tembak-menembak selama akhir pekan belum pernah terjadi sebelumnya.

"Menunjukkannya (PLA) hanya selangkah lagi menuju pertempuran yang sebenarnya," katanya.

Namun, para ahli telah mencatat situasi tersebut tampaknya menyarankan peningkatan ketegangan ke normal baru, tetapi bukan serangan yang akan datang.

Analis senior lembaga pemikir Rand, Derek Grossman, menyatakan Beijing mengejar kebijakan serupa dengan yang digunakan oleh Mesir pada berbulan-bulan sebelum pecahnya Perang Arab-Israel 1973.

"Dari perspektif Beijing, cukup menguntungkan untuk menciptakan hal normal baru yang mengganggu wilayah udara Taiwan dan dengan demikian kemungkinan besar ini akan meningkat karena ini mengurangi kemampuan Taiwan untuk menentukan apakah tindakan tertentu mewakili awal dari perang yang sebenarnya," Grossman kepada SCMP.

Menurut Grossman, peningkatan aktivitas militer China dirancang untuk menakut-nakuti Taiwan agar tunduk dan untuk mengumpulkan intelijen. Langkah tersebut meningkatkan kesiapan China dengan menempatkan tentara dalam kondisi pertempuran nyata.

Penulis: Redaksi

Editor: Muhammad Syahrianto


Foto: Reuters/Damir Sagolj

Sumber: wartaekonomi

Gawat, China Geser Armada Besar ke Perbatasan Taiwan

Gawat, China Geser Armada Besar ke Perbatasan Taiwan

Gawat, China Geser Armada Besar ke Perbatasan Taiwan

Gawat, China Geser Armada Besar ke Perbatasan Taiwan

Gawat, China Geser Armada Besar ke Perbatasan Taiwan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya