0
Thumbs Up
Thumbs Down

Genjot Kunjungan Wisata Jabar Gunakan ''Siraru''

Republika Online
Republika Online - Wed, 09 Oct 2019 22:44
Dilihat: 21
Genjot Kunjungan Wisata Jabar Gunakan ''Siraru''

BANDUNG -- Provinsi Jawa Barat memiliki 1.924 destinasi wisata dengan karakteristik yang berbeda-beda. Menurut Kepala Disparbud Jabar Dedi Taufik, untuk menggenjot angka kunjungan wisatawan, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwista dan Kebudayaan (Disparbud) sudah memiliki formula melalui pendekatan digital.

Dedi menjelaskan, pihaknya kini memiliki Sistem Pariwisata Terpadu (Siraru) yang dapat mengitegrasikan pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten kota dan stakeholder penyedia jasa wisata. "Siraru ini adalah dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata," ujar Dedi kepada wartawan, Rabu (9/10).

Program Siraru ini, kata dia, dapat diakses masyarakat melalui ponsel pintar yang dapat diunduh melalui Playstore. Isinya berkaitan dengan informasi dari mulai kuliner, hotel, juga transportasi yang dapat digunakan menuju lokasi tempat wisata.

"Siraru ini akan kita launching bersamaan dengan West Java Festival bulan November nanti," katanya.

Dedi memastikan, beragam data lokasi pariwisata pada program Siraru terus diperbaharui secara bertahap. Untuk itu, ia menggandeng berbagai elemen, baik dari asosiasi hotel, travel, pelaku kuliner dan lain-lain.

"Kemudian domain yang berkaitan dengan pengisian (informasi) dan lain sebagainya itu akan diisi oleh BJB," katanya.

Menurut Dedi, ada empat kuadran dalam sistem tersebut. Yakni, ada intelegent tourisem servisis, ada nanti walking space, pasar digital dan ada MPD atau Mobile Posision Data.

Bersamaan dengan soft launching Siraru, pihaknya pun melaksanakan Focus Grup Discusion (FGD) yang melibatkan pihak terkait. Di mana pada kegiatan ini dihadiri pula oleh Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), BJB, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Organda, Kepala Disparbud kupaten/kota dan OPD terkait.


"Kemudian FGD ini dengan Bappeda tentang perencanaan dan penganggaran. Jadi kita kolaborasikan semuanya," katanya.

Berita Terkait
  • 13 Kesenian Jabar Ditetapkan Jadi Warisan Budaya tak Benda
  • Jabar Anggarkan Rp 5,2 Miliar Bangun Command Center
  • Emil Minta Unpad Buat Pusat Penelitian
Berita Lainnya
  • Daerah Harus Bantu Kota Bandung Uraikan Kemacetan
  • Pengamat Sebut Album Kamila Siap Tembus Pasar Internasional

Genjot Kunjungan Wisata Jabar Gunakan ''Siraru''

Genjot Kunjungan Wisata Jabar Gunakan ''Siraru''

Genjot Kunjungan Wisata Jabar Gunakan ''Siraru''

Genjot Kunjungan Wisata Jabar Gunakan ''Siraru''

Genjot Kunjungan Wisata Jabar Gunakan ''Siraru''

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya