0
Thumbs Up
Thumbs Down

Gibran dan Bobby Ikut Pilkada, Amien Rais Sebut Nepotisme

Republika Online
Republika Online - Thu, 13 Aug 2020 17:41
Dilihat: 38
Gibran dan Bobby Ikut Pilkada, Amien Rais Sebut Nepotisme

JAKARTA -- Mantan Ketua MPR Amien Rais mengkritik majunya Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Menurutnya, ada andil besar Presiden Joko Widodo (Jokoi), sehingga banyak partai mendukung keduanya.

"Nepotisme yang dilakukan oleh Jokowi untuk mendongkrak anak sulungnya di Solo dan menantunya di Medan cukup memalukan," ujar Amien di Restoran Pulau Dua, Jakarta, Kamis (13/8).

Majunya Gibran dan Bobby, kata Amien, memang tak melanggar konstitusi. Tetapi, ada moral dan etika sebagai pemimpin negara dalam menjaga hal tersebut.

"Tetapi menabrak etika sejatinya lebih parah dan buruk. Karena menyangkut moral atau akhlak dan umumnya berakhir dengan kegagalan," ujar Amien.

Jokowi juga dinilainya menerapkan sikap otoriter dengan majunya Gibran dan Bobby. Pasalnya, hal tersebut akan memunculkan dinasti politik di sejumlah daerah.

"Anak dan menantunya dibantu terang-terangan agar keduanya harus menang. Langkah Jokowi itu menimbulkan sinisme dan cemooh yang sangat luas dari masyarakat," ujar Amien.

Diketahui, rekomendasi PDIP atas kandidat pasangan untuk Pilkada Solo pada Gibran-Achmad Purnomo. Ia berpotensi melawan kotak kosong, karena PKS tak kunjung mendapatkan dukungan dari partai lain.

PDIP juga memberikan rekomendasi kepada Bobby Nasution dan Aulia Rachman dalam Pilwakot Medan. Peresmian pemberian dukungan itu menegaskan koalisi PDIP-Gerindra di Medan.



Jokowi sudah pernah membantah keluarganya tengah membangun dinasti politik setelah putra dan menantunya memutuskan mencalonkan diri dalam Pilkada 2020. Jokowi mengatakan, seluruh WNI pun memiliki hak untuk dipilih dan memilih. Dan rakyat yang menjadi penentunya.

"Yang menentukan rakyat, semua memiliki hak untuk memilih dan dipilih. Cari partai saja masih kesulitan," ujar Jokowi kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (17/1).

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga membantah adanya intervensi dari Presiden Jokowi berkaitan dengan pencalonan Gibran Rangkabuming Raka di Surakarta. PDIP menilai wajar pertemuan antara kedua pejabat sekaligus kader partai tersebut.


"Enggak, ya presiden ketemu wali kota kan biasa," kata Ketua DPP bidang Politik dan Kemaanan Puan Maharani usai melakukan uji kelayakan terhadap bakal calon wali kota Surakarta, Senin (10/2) di DPP PDIP Jakarta Pusat.

Kontroversi Pilkada di tengah pandemi Covid-19. - (Berbagai sumber/Republika)
Berita Terkait
  • 4 Pesan Zulkifli Hasan untuk Gibran
  • 'Banyak Calon Tunggal di Pilkada 2020, Demokrasi Merosot'
  • Amien Rais Ingatkan Jokowi tak Terjebak Mentalitas Koncoisme
Berita Lainnya
  • Pasien Positif Covid-19 Melahirkan di RSUDZA
  • Memastikan RS Rujukan Masih Sanggup Tampung Pasien Covid-19

Gibran dan Bobby Ikut Pilkada, Amien Rais Sebut Nepotisme

Gibran dan Bobby Ikut Pilkada, Amien Rais Sebut Nepotisme

Gibran dan Bobby Ikut Pilkada, Amien Rais Sebut Nepotisme

Gibran dan Bobby Ikut Pilkada, Amien Rais Sebut Nepotisme

Gibran dan Bobby Ikut Pilkada, Amien Rais Sebut Nepotisme

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya