0
Thumbs Up
Thumbs Down

Golkar: Tak Sulit Bagi Airlangga untuk Koalisi Pada 2024

Republika Online
Republika Online - Thu, 10 Jun 2021 14:23
Dilihat: 64
Golkar: Tak Sulit Bagi Airlangga untuk Koalisi Pada 2024

JAKARTA -- Sosok Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai Ketua DPP Partai Golkar Meutya Hafid mudah bergaul dengan siapa saja. Sehingga tak sulit untuk membangun koalisi pada Pilpres 2024 nanti.

Golkar telah menegaskan bakal mengusung Airlangga sebagai calon presiden pada 2024 mendatang. Saat ini tengah membangun komunikasi politik dengan sejumlah partai.

"Untuk saat ini kita bicara dengan semua, maksudnya kita buka komunikasi dengan semua. Pak Airlangga kan sosok yang mudah kita pasangkan dengan semua orang," kata Meutya, Kamis (10/6).

Meutya juga menekankan, Airlangga selama ini mudah berkawan. Bahkan, kata dia, Airlangga juga tidak memiliki musuh.

"Beliau enggak ada musuh, kawan banyak, jadi enggak sulit," katanya

Teranyar, pada Sabtu (5/6) lalu, Airlangga bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK). RK salah satu tokoh yang masuk dalam bursa capres pada 2024. Dalam pertemuan itu bahkan, RK menggunakan baju kuning.

"Kita lihat siapa yang mendampingi pak Airlangga. kalau Pak RK pakai baju kuning tanya pak RK. Tapi kita membuka peluang dengan semua," katanya.

Soal klaim NasDem yang mengaku intensif komunikasi dengan Golkar, Meutya mengakui. Tapi dia menegaskan, Golkar komunikasi dengan siapa saja.

"Betul dengan semua tidak hanya NasDem," kata Meutya.

Soal rencana NasDem yang hendak membentuk konvensi calon presiden, guna menjaring para tokoh terbaik, Golkar menegaskan, tak ada dalam pembicaraan.

"Kalau konvensi tidak ada dalam pembicaraan kita," sebutnya.

Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPR RI Saan Mustofa mengungkap, Nasdem tengah membuka komunikasi intensif dengan Partai Golkar untuk koalisi Pilpres 2024. Saan bilang, Nasdem dan Golkar punya persamaan platform dan historis.

"Kita komunikasinya intensif dengan Golkar karena kita punya persamaan platform sampai ada sisi historisnya itu kita lakukan secara intensif," ujar Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/6).

Saan bilang, NasDem berkoalisi dengan Golkar sudah cukup untuk mengusung pasangan calon presiden. Namun, Nasdem tetap membuka komunikasi dengan partai lain meski sudah cukup syarat ambang batas.

"Karena kalau Golkar dengan NasDem berkoalisi itu sudah cukup untuk mengusung dengan pasangan calon presiden. Itu sudah lebih dari dua puluh persen," ujarnya.


"Komunikasi itu terus dilakukan secara intensif walaupun kita juga berkomunikasi dengan partai-partai lain untuk membangun koalisi agar dalam kontestasi presiden bisa memenuhi persyaratan," jelas Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini.

Berita Terkait
  • KPU Usul Penyederhanaan Surat Suara Pemilu 2024 Dibahas 2021
  • Mendagri: Pemilu 2024 tak akan Digelar April
  • Komisi II DPR Minta Kemendagri Rinci sulan Anggaran Pemilu
Berita Lainnya
  • Komisi I: Revisi UU ITE Bisa Masuk Prolegnas Prioritas 2021
  • Dukung Pengembangan Potensi Anak, Sinar Mas Renovasi PAUD

Golkar: Tak Sulit Bagi Airlangga untuk Koalisi Pada 2024

Golkar: Tak Sulit Bagi Airlangga untuk Koalisi Pada 2024

Golkar: Tak Sulit Bagi Airlangga untuk Koalisi Pada 2024

Golkar: Tak Sulit Bagi Airlangga untuk Koalisi Pada 2024

Golkar: Tak Sulit Bagi Airlangga untuk Koalisi Pada 2024

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya