0
Thumbs Up
Thumbs Down

Guru Besar FKUI: Nasib PPKM Diputuskan Lewat Data per Daerah

Republika Online
Republika Online - Mon, 02 Aug 2021 14:48
Dilihat: 57
Guru Besar FKUI: Nasib PPKM Diputuskan Lewat Data per Daerah

JAKARTA--Guru Besar FKUI, Tjandra Yoga Aditama menekankan kelanjutan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) perlu diambil berdasarkan data daerah. Ia tak ingin nasib PPKM ditentukan lewat data yang asal-asalan.

Prof Tjanda mengingatkan agar pemerintah melakukan analisa mendalam tentang situasi epidemiologi daerah dan kapasitas respon yang ada. Dengan demikian akan diperoleh data yang memadai untuk menentukan nasib PPKM. "Datanya haruslah amat rinci dan akurat di tingkat masing-masing daerah," kata Prof Tjandra dalam keterangan pers, Senin (2/8).

Prof Tjandra menjelaskan WHO telah menerbitkan dokumen terbaru soal kebijakan kesehatan dan sosial di masa pandemi Covid-19. Ini merupakan penyempurnaan dari edisi sebelumnya.

WHO menjabarkan penularan di masyarakat dibagi dalam 7 kategori, mulai dari tidak ada kasus, hanya kasus sporadik, mulai ada klaster dan lalu penularan di masyarakat derajat satu, dua , tiga dan empat. Sementara itu, kapasitas respon kesehatan dibagi menjadi adekuat, moderat atau terbatas.

"Lalu dengan menggabungkan kedua hal ini maka ditentukanlah lima level keadaan (situation level), mulai nol, satu, dua, tiga, dan empat," ujar Prof Tjandra.

Prof Tjandra menerangkan kondisi Level 4 (PPKM level 4) adalah gabungan keadaan dimana penularan masyarakat ada di derajat empat dan kapasitas respon terbatas. Kondisi level 4 terjadi saat wabah tidak terkendali dengan kapasitas respon kesehatan yang terbatas atau sudah tidak memadai. Kondisi tersebut memerlukan upaya ekstensif untuk menghindari penambahan bermakna angka kesakitan dan kematian akibat pelayanan kesehatan yang sudah amat kewalahan.

"Akan sangat baik kalau kita memiliki data serinci ini untuk setiap kabupaten/kota dan daerah aglomerasi sehingga keputusan apapun yang akan diambil benar-benar berbasis data ilmiah," tutur Prof Tjandra.


Berita Terkait
  • Pasar Baru Bandung Masih Sepi Pengunjung
  • Kelanjutan PPKM, Satgas IDI: Pemerintah Jadi Guyonan Warga
  • Ekonom UI Sarankan PPKM Diperpanjang Dua Pekan
Berita Lainnya
  • Menkes Serahkan Nasib PPKM ke Presiden
  • Sepanjang Juli 2021, Jatim Catatkan Inflasi 0,17 Persen

Guru Besar FKUI: Nasib PPKM Diputuskan Lewat Data per Daerah

Guru Besar FKUI: Nasib PPKM Diputuskan Lewat Data per Daerah

Guru Besar FKUI: Nasib PPKM Diputuskan Lewat Data per Daerah

Guru Besar FKUI: Nasib PPKM Diputuskan Lewat Data per Daerah

Guru Besar FKUI: Nasib PPKM Diputuskan Lewat Data per Daerah

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya