0
Thumbs Up
Thumbs Down

Habibie, Putra Indonesia yang Menaklukkan Eropa

Republika Online
Republika Online - Wed, 11 Sep 2019 19:00
Dilihat: 27
Habibie, Putra Indonesia yang Menaklukkan Eropa

JAKARTA -- Lahir di Parepare pada 25 Juni 1936, Bacharuddin Jusuf Habibie berhasil mengharumkan nama Indonesia dari Jerman. Ia berhasil menemukan teori yang menjadi solusi mengatasi keretakan pada sayap pesawat terbang. Kini teori yang dinamai Theory of Habibie itu digunakan semua industri pesawat terbang di seluruh dunia.

Habibie merupakan anak keempat dari delapan bersaudara. Ia merupakan putra dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dari Parepare dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo yang berdarah Jawa.

Rudy, nama panggilan Habibie oleh orang tuanya, adalah bayi kecil yang selalu menangis. Orang tuanya pun sempat kebingungan kenapa Rudy kecil menangis lebih sering dibandingkan bayi seumuranya.

Gina S Noer dalam "Rudy:Kisah Muda Sang Visoner" menulis, solusi atas tangisan bayi yang kelak menjadi ilmuan besar Indonesia itu adalah memutarkan musik klasik. Piringan hitam menjadi pilihan sang ayah karena tak bisa sepanjang hari menghentikan tangisan Rudy dengan melantunkan ayat suci Alquran.

FOTO DOKUMENTASI. Presiden Joko Widodo (kanan) mendengarkan penjelasan dari Presiden ke-3 RI BJ Habibie (kedua kiri) mengenai industri penerbangan didampingi Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir (kedua kanan) saat mengunjungi stan pameran National Innovation Forum 2015 di Puspiptek, Serpong, Tangerang, Senin (13/4/2015).

Waktu berlalu, usia Rudy bertambah. Ia kini mulai bisa berbicara. Meski tak lagi menangis, Rudy membuat orang tuanya kewalahan dengan sederet pertanyaannya. Ia selalu ingin tau banyak hal. "Makin lancar Rudy berbicara, makin banyak pula pertanyaan yang ia ajukan," tulis Gina.

Masalahnya kembali sama, sang Ayah tak bisa menjawab semua pertanyaan Habibie kecil setiap saat, sebab ia juga harus pergi bekerja sebagai Kepala Dinas Pertanian saat itu. Akhirnya, kedua orang tuanya memberikan buku sebagai tempat bertanya Rudy. Ia pun akrab dengan buku, bahkan di usia empat tahun, sosok yang kelak menjadi Presiden Ke-3 Indonesia ini, sudah bisa membaca dengan lancar.

Menginjak usia 14 tahun, Rudy tak lagi bisa banyak berdikusi dengan ayahnya ketika buku tak memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaanya. Sang ayah meninggal dunia karena serangan jantung. Ibu Habibie memutuskan untuk menjual rumah mereka di Parepare lalu pindah ke Bandung.

Di kota kembang itulah Habibie remaja menempuh pendidikan di SMAK Dago. Pelajaran favoritnya adalah fisika. Selanjutnya, pada tahun 1954, ia melanjutkan studi ke Jurusan Tenik Mesin Universitas Indonesia Bandung atau sekarang dikeal dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).


Hanya enam bulan di ITB, Habibie memilih untuk melanjutkan studi ke Jerman. Ia berkuliah di Rhein Westfalen Aachen Technische Hochschule (RWTH) dengan jurusan Teknik Penerbangan.

Berita Terkait
  • Presiden Jokowi Berbelasungkawa Atas Meninggalnya BJ Habibie
  • Rima Melati Sempat Besuk BJ Habibie Rabu Sore
  • Cerita Putra Habibie Dampingi Ayahnya Hingga Detik Akhir
Berita Lainnya
  • Bentrok TNI dan Warga, Belasan Terluka
  • Presiden Ketiga BJ Habibie Meninggal Dunia

Habibie, Putra Indonesia yang Menaklukkan Eropa

Habibie, Putra Indonesia yang Menaklukkan Eropa

Habibie, Putra Indonesia yang Menaklukkan Eropa

Habibie, Putra Indonesia yang Menaklukkan Eropa

Habibie, Putra Indonesia yang Menaklukkan Eropa

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya