0
Thumbs Up
Thumbs Down

Harga Minyak Rebound di Tengah Kekhawatiran Badai Zeta

okezone
okezone - Wed, 28 Oct 2020 08:31
Dilihat: 58
Harga Minyak Rebound di Tengah Kekhawatiran Badai Zeta

NEW YORK - Harga minyak mentah rebound di perdagangan Selasa (27/10/2020) waktu setempat. Hal ini dikarenakan ada perusahaan menutup beberapa produksi minyak di Teluk Meksiko AS menjelang badai yang mendekat, meskipun lonjakan infeksi virus korona dan peningkatan pasokan Libya membatasi keuntungan.

Perusahaan termasuk BP, Chevron, dan Equinor ASA mengevakuasi rig atau fasilitas yang ditutup. Sejauh ini produsen telah menutup 16%, atau 294.000 barel per hari (bpd) produksi minyak karena Zeta, yang merupakan badai pada hari Senin tetapi melemah menjadi badai tropis pada Selasa pagi, kata Pusat Badai Nasional AS (NHC).

Baca juga: Harga Emas Berjangka Alami Kenaikan

Namun, lonjakan harga yang dipicu badai mungkin berumur pendek, dengan permintaan diperkirakan akan melemah lagi dengan meningkatnya kasus virus korona.

"Selama ancaman penguncian parsial yang diperbarui masih ada, kompleks minyak perlu memperhitungkan beberapa pelemahan baru dalam permintaan," kata Jim Ritterbusch, presiden Ritterbusch and Associates.

Baca juga: Investor Lirik Dolar AS, Harga Emas Anjlok 1%

Melansir CNBC, Jakarta, Rabu (28/10/2020), minyak mentah Brent naik 58 sen atau 1,4% menjadi USD41,03 per barel. Minyak AS naik USD1,01, atau 2,6%, menjadi USD39,57 per barel. Kedua kontrak turun lebih dari 3% pada hari Senin.

Produksi Libya akan pulih menjadi 1 juta barel per hari dalam beberapa minggu mendatang, mempersulit upaya anggota OPEC lainnya dan sekutu untuk membatasi produksi.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC +, berencana untuk meningkatkan produksi sebesar 2 juta barel per hari dari Januari setelah rekor pemotongan produksi tahun ini. Itu akan memotong pengurangan keseluruhan menjadi 7,7 juta barel per hari - masih merupakan jumlah yang sangat besar menurut standar produsen minyak utama, tetapi itu mungkin tidak cukup untuk mengimbangi permintaan yang lemah.

Presiden Rusia Vladimir Putin, berbicara Kamis lalu, tidak menutup kemungkinan memperpanjang pemotongan lebih lama.

"Karena virus terus menyebar, kemungkinan tambahan produksi OPEC + cenderung berkurang dalam membantu memberikan keseimbangan pada pasar," kata Ritterbusch.


Angka persediaan minyak mingguan AS terbaru, yang akan dirilis pada hari Selasa dan Rabu, diharapkan menunjukkan peningkatan pasokan. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan stok minyak mentah naik sekitar 1,1 juta barel.

Sumber: okezone

Harga Minyak Rebound di Tengah Kekhawatiran Badai Zeta

Harga Minyak Rebound di Tengah Kekhawatiran Badai Zeta

Harga Minyak Rebound di Tengah Kekhawatiran Badai Zeta

Harga Minyak Rebound di Tengah Kekhawatiran Badai Zeta

Harga Minyak Rebound di Tengah Kekhawatiran Badai Zeta

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya