0
Thumbs Up
Thumbs Down

'Hari Tanpa Bayangan' akan Terjadi Sumbar

Republika Online
Republika Online - Thu, 12 Sep 2019 20:52
Dilihat: 26
'Hari Tanpa Bayangan'  akan Terjadi Sumbar

PADANG -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman memperkirakan akan terjadi hari tanpa bayangan di sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Peristiwa alam ini diperkirakan akan terjadi pada 23 hingga 28 September 2019.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha di Padang, kamis (12/9), mengatakan fenomena tersebut diistilahkan sebagai kulminasi, transit atau istiwa', yakni fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Ia juga mengatakan, saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama.

Kulminasi utama diperkirakan akan terjadi pada 23 hingga 28 September 2019 di sejumlah wilayah di Sumbar, yakni di Padang, Sarilamak, Lubuk Sikaping, Simpang Ampek, Payakumbuh, Padang Panjang, Bukittinggi, Muaro Sijunjung, Sawahlunto, Solok, Parit Malintang, Pariaman, Sungai Dareh, Arosuka, Padang Aro, Painan, Tua Pejat. "Kulminasi matahari sebenarnya merupakan peristiwa alam biasa, tidak berbahaya," ujar dia.

Menurut Yudha, pada saat itu matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Akibatnya, bayangan benda yang tegak akan terlihat menghilang karena bertumpuk dengan benda itu sendiri.

"Maka hal itu dikenal sebagai hari tanpa bayangan," kata dia.

Hari tanpa bayangan tersebut terjadi karena bidang ekuator bumi atau bidang rotasi bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi bumi. "Sehingga posisi matahari dari bumi akan terlihat berubah terus," sambung dia.

Ia juga mengatakan, kulminasi utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya tidak jauh dari saat matahari berada di khatulistiwa. Peristiwa ini terjadi karena mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator.

Yudha menjelaskan, peristiwa tersebut sebagai tanda bahwa akan terjadi pergantian musim. Matahari seolah bergerak dari utara ke selatan dan sebaliknya, serta siklus tersebut akan berulang setiap tahunnya.

Berita Terkait
  • Catat, Tanggal Terjadinya Hari tanpa Bayangan di Indonesia
  • Pekanbaru Alami Hari tanpa Bayangan
  • Pesawat tanpa Awak Meriahkan Kulminasi Matahari
Berita Lainnya
  • Bentrok TNI dan Warga, Belasan Terluka
  • Presiden Ketiga BJ Habibie Meninggal Dunia

'Hari Tanpa Bayangan' akan Terjadi Sumbar

'Hari Tanpa Bayangan' akan Terjadi Sumbar

'Hari Tanpa Bayangan' akan Terjadi Sumbar

'Hari Tanpa Bayangan' akan Terjadi Sumbar

'Hari Tanpa Bayangan' akan Terjadi Sumbar

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya