0
Thumbs Up
Thumbs Down

Harusnya Anak Muda Malu Berunjuk Rasa Tapi tak Paham Tujuan

Republika Online
Republika Online - Thu, 29 Oct 2020 06:33
Dilihat: 42
Harusnya Anak Muda Malu Berunjuk Rasa Tapi tak Paham Tujuan

JAKARTA -- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyinggung generasi muda yang mengikuti aksi unjuk rasa namun tak memahami tujuannya. Hal ini terkait dengan aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja yang juga diikuti oleh mahasiswa dan buruh.

"Yang pasti, jangan sampai anak-anak muda terprovokasi hasutan atau ajakan yang dia sendiri tidak paham. Terpenting lagi, jangan lagi ada yang malu kalau tidak ikut unjukrasa," kata Moeldoko dikutip dari wawancara refleksi peringatan Hari Sumpah Pemuda oleh KSP, Kamis (28/10).

Moeldoko mengajak generasi muda agar tak mudah terhasut ataupun terprovokasi untuk ikut aksi unjuk rasa. Sebelum memutuskan untuk berunjuk rasa, ia meminta agar memahami terlebih dahulu maksud dan tujuannya.

"Mulailah berani mengambil keputusan bahwa apa yang kita lakukan harus kita pahami tujuannya. Harusnya malu kalau berunjuk rasa tapi tidak paham tujuannya," tambah dia.

Ia menegaskan, melalui UU Cipta Kerja ini, pemerintah berupaya menurunkan angka pengangguran di Indonesia. Sebab, tiap tahunnya terdapat sekitar 2,9 juta angkatan kerja baru yang membutuhkan lapangan kerja yang lebih luas. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini, angka pengangguran justru semakin meningkat.

Selain itu, pada 2030 nanti akan terjadi bonus demografi yang dampaknya bisa menyebabkan kenaikan jumlah pengangguran jika tak diantisipasi sejak dini.

"Pemerintah mencoba membuka peluang melalui UU Cipta Kerja. Tetapi anak-anak muda, calon tenaga kerja baru malah menolaknya. Tetapi saya melihat itu hanya sebagian kecil. Sebagian besar mereka sudah paham," kata Moeldoko.

Lebih lanjut, Moeldoko menilai pembelajaran politik yang benar bagi generasi muda saat ini sangatlah penting. Sebab tanpa adanya pembelajaran politik yang benar, maka generasi muda bisa menjadi instrumen kekerasan.

"Pembelajaran politik yang benar bagi anak muda sangat penting. Kalau tidak, malah jadi repot, karena anak-anak akan menjadi instrumen kekerasan," ucapnya.


Berita Terkait
  • Sumpah Pemuda, Gus Yahya: Pemuda Harus Bangun Peradaban
  • Daniel Mananta Ungkap Alasan Sumbang Sepeda ke KSP
  • Bantah Gratifikasi Sepeda untuk Jokowi, KSP: Salah Paham
Berita Lainnya
  • BMKG Perkirakan Hujan Guyur Beberapa Wilayah Jakarta
  • Coutinho Cedera, Absen Sampai Pertengahan November

Harusnya Anak Muda Malu Berunjuk Rasa Tapi tak Paham Tujuan

Harusnya Anak Muda Malu Berunjuk Rasa Tapi tak Paham Tujuan

Harusnya Anak Muda Malu Berunjuk Rasa Tapi tak Paham Tujuan

Harusnya Anak Muda Malu Berunjuk Rasa Tapi tak Paham Tujuan

Harusnya Anak Muda Malu Berunjuk Rasa Tapi tak Paham Tujuan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya