0
Thumbs Up
Thumbs Down

Helikopter NASA Bersiap untuk Penerbangan Ke-14 di Mars

Republika Online
Republika Online - Thu, 23 Sep 2021 11:01
Dilihat: 158
Helikopter NASA Bersiap untuk Penerbangan Ke-14 di Mars

WASHINGTON -- Helikopter Badan Antariksa Amerika (NASA) Ingenuity sedang bersiap-siap untuk penerbangan Planet Mars ke-14. Namun, udara Mars yang menipis membuat penerbangan itu semakin menantang.

Anggota tim misi mengatakan kondisi Mars saat ini sangat menantang untuk penerbangan. Penerbangan ini juga menguji apakah putaran rotor helikopter seberat 1,8 kilogram itu dapat terus terbang dalam kondisi atmosfer musiman yang berubah dengan cepat di Mars.

Rencana penerbangan menginstruksikan Ingenuity untuk lepas landas, naik hingga lima meter dan membuat manuver menyamping sebelum mendarat. Penerbangan itu seharusnya dilakukan tidak lebih awal dari 17 September, namun semua tergantung pada kesiapan tim misi untuk kesempatan itu. Pembaruan akan dipublikasikan di feed Twitter resmi Perseverance karena lebih banyak perkembangan dapat dilaporkan.

Uji terbang singkat, kapanpun itu terjadi, diharapkan mencakup kecepatan rotor sekitar 2.700 putaran per menit (RPM), dengan asumsi bahwa underground test yang direncanakan dengan putaran 2.800 RPM berjalan sesuai rencana. Sebagai perbandingan, pengalaman Mars sebelumnya membuat Ingenuity terbang sekitar 2.537 RPM. Tingkat rotasi yang lebih besar, para insinyur berharap, memungkinkan drone untuk terbang meskipun kepadatan atmosfer menipis.

"Sebenarnya semakin sulit (untuk terbang) setiap hari. Saya berbicara tentang kepadatan atmosfer, yang sudah sangat rendah dan sekarang semakin menurun karena variasi musiman di Mars," kata kepala pilot Ingenuity Harvard Grip, dari Jet NASA Propulsion Laboratory di California Selatan, dilansir dari Space, Kamis (23/9).

Grip menjelaskan bahwa kampanye penerbangan Ingenuity dirancang untuk berlangsung hanya beberapa bulan setelah misi Perseverance mendarat di dalam Kawah Jezero Mars pada Februari. Kemampuan Ingenuity ternyata jauh melebihi harapan dan masih terbang, menguji bagaimana helikopter bisa bertindak sebagai pengintai untuk penemu atau bahkan mungkin misi manusia.

Namun, Ingenuity tidak dirancang untuk mengubah kondisi musiman. Awalnya, kepadatan atmosfer di Kawah Jezero setara dengan sekitar 1,2 persen hingga 1,5 persen dari Bumi. Tetapi sekarang kepadatannya mendekati satu persen selama jam-jam sore yang lebih disukai untuk penerbangan, ketika arus di darat menyebabkan lebih sedikit ketidakstabilan untuk drone yang terbang rendah.


Berita Terkait
  • NASA akan Luncurkan Teleskop Baru, Lebih Canggih dari Hubble
  • Sampel Batuan Mars Milik NASA Kuatkan Bukti Kehidupan Kuno
  • Teleskop James Webb Dijadwalkan Diluncurkan 18 Desember
Berita Lainnya
  • The Fed Segera Umumkan Tapering Off dan Kenaikan Suku Bunga
  • Helikopter NASA Bersiap untuk Penerbangan ke 14 di Mars

Helikopter NASA Bersiap untuk Penerbangan Ke-14 di Mars

Helikopter NASA Bersiap untuk Penerbangan Ke-14 di Mars

Helikopter NASA Bersiap untuk Penerbangan Ke-14 di Mars

Helikopter NASA Bersiap untuk Penerbangan Ke-14 di Mars

Helikopter NASA Bersiap untuk Penerbangan Ke-14 di Mars

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya