0
Thumbs Up
Thumbs Down

Hendra Setiawan Tetap Perkasa di Usia Senja, Apa Rahasianya..?

Antvklik
Antvklik - Sun, 25 Aug 2019 17:19
Dilihat: 47
Final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019, akan digelar Minggu (25/8) pukul 12 00 Waktu Swiss, atau pukul 17 00 WIB. Ganda Putra, Hendra Setyawan/Muhammad Ahsan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang bertahan hingga final, dan bakal jadi tumpuan meraih gelar juara dunia. Berdasarkan Order of Game, atau jadwal, Hendra/Ahsan akan tampil sekitar pukul 21 00 WIB, di partai kelima atau terakhir. Bisa mundur jika ada pertandingan Rubber Game.

newsplus.antvklik.com - Momen final kali ini benar-benar istimewa, buat Hendra Setiawan karena bersamaan dengan hari ulang tahunnya, yang ke-35. Hendra, lahir di Pemalang, 25 Agustus 1984. Ini juga bakal jadi kesempatan buat Hendra, meraih gelar juara dunianya yang ke-4. Setelah tahun 2007, 2013, dan 2015. Tahun 2007, berpasangan dengan Markis Kido, sementara 2013 dan 2015, bersama dengan Muhammad Ahsan (31 tahun), pasangannya saat ini. Lawan yang bakal dihadapi Hendra/Ahsan adalah Ganda Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Secara peringkat, Hendra/Ahsan yang ditempatkan sebagai unggulan keempat, diprediksi bisa mengatasi Ganda Jepang, "hanya" ditempatkan sebagai unggulan 12 tersebut. Namun "Duo Jepang" ini tak bisa dipandang remeh. Selama turnamen ini, Pasangan Hoki/Kobayashi dapat julukan "Pembunuh Raksasa", setelah menjegal unggulan-2 dari Cina, Li Jun Hui/Liu Yu Chen 21-19, 21-13. Di fase sebelumnya, Ganda Hoki/Kobayashi juga menjegal ungulan-3, juga dari Jepang,Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, serta unggulan-6 Ganda Cina, Han Chengkai/Zhou Houdong.

Pasangan Hendra/Ahsan atau yang sering dijuluki "The Daddies" ini baru sekali bertemu dengan Ganda Jepang, Hoki/Kobayashi,"Si Pembunh Raksasa" ini, yaitu di semifinal Indonesia Open 2019, hasilnya Hendra/Ahsan menang Rubber Game, 17-21, 21-19, dan 17-21.

"Semua lawan di kejuaraan dunia itu, fokus utama kami bermain adalah memenangkan tahap pertandingan demi pertandingan, mempelajari permainan calon lawan sebelum bertanding dengan pelatih," ujar Hendra di situs BWF.

Kekuatan Ganda Putra Senior, Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan belum berkurang. Masih rajin meraih gelar juara di berbagai turnamen elit. 2019 tujuh kali masuk final, tiga kali juara.[/caption]

Di usia yang terbilang senja untuk ukuran atlet bulutangkis dengan level dunia, Hendra adalah sedikit atlet, yang mampu tampil stabil meraih gelar juara disejumlah turnamen elit. Tahun 2019 ini, Hendra/Ahsan mampu menembus 7 final turnamen bulutangkis, dan memenangi 3 gelar juara. Termasuk All England 2019.

Apa rahasia sukses, Hendra menjaga kebugaran di usianya yang tak muda lagi..? menurut sang istri, Sandra Arief, suaminya adalah atlet yang sangat fokus dan disiplin menjaga latihan. "Dia selalu tepat waktu dengan jadwalnya, bahkan lebih sering lebih cepat atau mendahului jadwal. Extra waktu latihan," ujarnya. Setelah menikah tahun 2011, mereka sepakat juga tidak cuti berbula madu, karena Hendra yang sudah punya jadwal padat ingin tetap fokus dulu di bulutangkis. Kesan lain Sandra, tentang suaminya, adalah sosok yang rapih dan apik mempersiapkan semua yang berkaitan bulutangkis. Uniknya, meski sering meninggalkan anak-anaknya, karena padatnya latihan dan jadwal, hubungan mereka selalu dekat. "Anehnya, anak anak selalu nempel sama bapaknya," imbuh sang istri. "Semoga dia akan mendapat kado spesial di hari ulang tahun yang spesial ini, juara lagi," harap ibu tiga anak ini.

Hendra Setiawan, sosok "Family Man" di mata istri. Sibuk dan sering meninggalkan keluarga karena padatnya jadwal bulutangkis, namun tetap dekat dengan anak anaknya.[/caption]

Sebagai pebulutangkis, Hendra sudah meraih hampir semua gelar prestisius di bulutangkis. Juara Dunia 3 kali. Medali Emas Olimpiade 2018, bersama Markis Kido, dua Emas Asian Games, dan 6 Emas Sea Games. Hanya Piala Thomas dan Sudirman yang belum dijuarainya.

Berikut Jadwal Final Pertandingan final Kejuaraan Dunia 2019, Mulai Pukul 17 00 WIB :


  1. Ganda Putri : Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara (1/JPN) vs Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (2/JPN)

  2. Tunggal Putri : Nozomi Okuhara (3/JPN) vs Pusarla Venkata Sindhu (5/IND)

  3. Tunggal Putra : Kento Momota (1/JPN) vs Anders Antonsen (5/DEN)

  4. Ganda Campuran : Zheng Siwei/Huang Yaqiong (1/CHN) vs Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (4/THA)

  5. Ganda Putra : Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (4/INA) vs Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (12/JPN).


Sumber: Antvklik

Hendra Setiawan Tetap Perkasa di Usia Senja, Apa Rahasianya..?

Hendra Setiawan Tetap Perkasa di Usia Senja, Apa Rahasianya..?

Hendra Setiawan Tetap Perkasa di Usia Senja, Apa Rahasianya..?

Hendra Setiawan Tetap Perkasa di Usia Senja, Apa Rahasianya..?

Hendra Setiawan Tetap Perkasa di Usia Senja, Apa Rahasianya..?

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya