0
Thumbs Up
Thumbs Down

Hewan Perantara Virus Corona Jenis Baru Masih Diteliti

Republika Online
Republika Online - Thu, 04 Jun 2020 11:56
Dilihat: 43
Hewan Perantara Virus Corona Jenis Baru Masih Diteliti

JAKARTA -- Trenggiling, salah satu hewan langka dengan ciri khas sisik yang menyelimuti tubuhnya, disebut mungkin berperan sebagai perantara virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) yang menimbulkan penyakit infeksi Covid-19 pada manusia. Namun, sejumlah ilmuwan mengatakan, bukan hanya jenis binatang mirip dengan Armadillo ini yang bisa menjadi jalur tranmisi penularan virus.

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah studi menyebut trenggiling merupakan inang perantara dalam proses penularan virus corona jenis baru. Sejak lama, hewan bersisik pemakan semut ini dijual di pasar China untuk dikonsumsi karena dipercaya dagingnya lezat serta sebagai obat.

Sejak pandemi COvid-19 melanda dunia, para ahli di seluruh dunia menyerukan agar pasar yang menjual hewan liar tersebut ditutup. Peneliti di Duke University School of Medicine, Los Alamos National Laboratory di New Mexico, serta Texas University di El Paso, dan New York University sedang mempelajari virus yang menyebabkan Covid-19.

Penelitian terbaru ini memberi penerangan baru tentang bagaimana virus corona jenis baru membuat lompatan dari hewan ke manusia. Dengan bertukar bagian penting dari gen dalam virus pada trenggiling, SARS-CoV-2 menjadi mampu bergerak.

Lompatan antarspesies ini bisa terjadi karena mutasi virus memungkinkan untuk menempelkan dirinya ke sel manusia, seperti kunci yang dipasang pada lubang. Rekan penulis penelitian Feng Gao, seorang profesor kedokteran di Duke mengatakan Covid-19 mirip dengan sindrom pernapasan akut berat (SARS) yang melompat dari kelelawar ke musang atau sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS) dari kelelawar ke unta, sebelum akhirnya beralih ke manusia.

"Nenek moyang virus corona jenis baru mengalami perubahan evolusioner dalam materi genetik yang memungkinkan untuk akhirnya menginfeksi manusia," ujar Gao dalam sebuah pernyataan, dilansir News 24, Rabu (4/6).

Meski demikian, contoh virus corona yang terdapat di trenggiling sangat berbeda dengan SARS-CoV-2 untuk menginfeksi manusia. Hal ini memunculkan kemungkinan bahwa beberapa spesies perantara selain trenggiling atau kelelawar terlibat dalam proses di mana virus corona jenis baru memperoleh kemampuan untuk mengunci dan menginfeksi sel manusia.

Virus corona jenis baru menggunakan struktur khusus pada lapisan luarnya untuk melekatkan diri pada sel-sel pernapasan dan usus manusia. Situs ini berbeda dari yang ada pada kelelawar terinfeksi, jadi kemungkinan besar keleawar bukanlah penyebab pandemi Covid-19 kali ini.

"Orang-orang sudah melihat rangkaian virus corona yang diambil dari trenggiling yang kami diskusikan di makalah kami. Namun, komunitas ilmiah masih terbagi mengenai apakah mereka memainkan peran dalam evolusi SARS-CoV-2," jelas rekan peneliti Elena Giorgi, seorang ilmuwan staf di Los Alamos National Laboratory.

SARS-CoV-2 tampaknya merupakan jenis hibrida, di antara jenis yang diisolasi dari trenggiling atau kelelawar. Giorgi mengatakan, penelitian menunjukkan bahwa memang SARS-CoV-2 memiliki sejarah evolusi yang kaya, mencakup perombakan genetik antara kelelawar dan trenggiling.


"Sementara reservoir langsung SARS-CoV-2 masih dicari, satu hal yang jelas: mengurangi atau menghilangkan kontak langsung manusia dengan hewan liar sangat penting untuk mencegah zoonosis virus corona jenis baru di masa depan," ungkap studi terbaru dalam kesimpulan di laporan yang diterbitkan di jurnal Science Advances pada 29 Mei lalu.

Berita Terkait
  • Covid-19 di Jatim, Sulsel dan Kalsel Perlu Perhatian khusus
  • Jokowi Tinjau Kaidah Tatanan New Normal di Masjid Istana
  • Anggota DPRD Usulkan Ada Masa Transisi PSBB ke New Normal
Berita Lainnya
  • PLN: Main Layang-Layang Dekat Jaringan Listrik Berbahaya
  • Ilmuwan Temukan Parasit Tertua Ratusan Juta Tahun Lalu

Hewan Perantara Virus Corona Jenis Baru Masih Diteliti

Hewan Perantara Virus Corona Jenis Baru Masih Diteliti

Hewan Perantara Virus Corona Jenis Baru Masih Diteliti

Hewan Perantara Virus Corona Jenis Baru Masih Diteliti

Hewan Perantara Virus Corona Jenis Baru Masih Diteliti

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya