0
Thumbs Up
Thumbs Down

Hoaks Sebut Covid-19 karena Bakteri, Ahli Beberkan Faktanya

wartaekonomi
wartaekonomi - Tue, 02 Jun 2020 18:13
Dilihat: 32
Jakarta

Ahli Virologi Universitas Udayana, Prof G N Mahardika, mengatakan bahwa tanpa autopsi diagnosis persumtive, infeksi Covid-19 berat dapat dilakukan dengan rontgen atau CT scan. Pernyataan Mahardika ini untuk membantah hoaks yang menyebutkan bahwa Covid-19 disebabkan oleh bakteri bukan virus.

"Sebetulnya diagnosis persumtive Covid-19 berat bisa dibuat dengan rontgen atau CT scan. Apakah protokol rontgen atau CT scan dilakukan di Indonesia, saya tidak tahu," kata Mahardika, di Jakarta, Selasa (2/6/2020) terkait informasi hoaks yang menyebutkan penyebab Covid-19 bukan virus melainkan bakteri.

Baca Juga: Ahli Epidemologi Ogah New Normal: Negara Lain Selesaikan Kesehatan Rakyat Dulu, Bukan Ekonomi!

Ia mengatakan, laporan dari berbagai penjuru dunia yang dipublikasi di jurnal ilmiah bereputasi tidak ada yang menyebut isolasi bakteri seperti disebutkan hoaks tersebut. Jika benar bakteri yang menyebabkan Covid-19 mestinya jauh lebih mudah dideteksi.

Sementara itu, soal kasus flu burung berhasil digagalkan menjadi pandemi yang disebut mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, menurut dia, karena memang virus tersebut tidak menginfeksi dari manusia ke manusia dan vaksin flu burung yang dikembangkan swasta nasional efektif. Untuk virus corona baru penyebab penyakit Covid-19, menurutnya, memang tidak diragukan bisa menular antara manusia ke manusia.

Dalam Covid-19, memang ada faktor komorbiditas, tapi menurut Mahardika, causa mortis yang membuat pasien positif Covid-19 meninggal perlu dilihat. "Kalau causa mortis seseorang meninggal disertai gejala sesak napas ya tentu bukan diabetes."

Jika hasil CT scan menunjukkan perubahan penampakan, paru-paru penuh air seperti orang tenggelam, atau paru-paru pasien yang bersangkutan punya radang limposit, itu menunjukkan adanya infeksi virus. Publikasi hasil autopsi pasien kasus Covid-19 sudah banyak di luar negeri dan membuktikan penyebabnya virus sehingga tidak perlu autopsi untuk membuktikan hal sama di Indonesia.

Penulis: Redaksi

Editor: Puri Mei Setyaningrum


Foto: Reuters/Hannah A Bullock and Azaibi Tamin

Sumber: wartaekonomi

Hoaks Sebut Covid-19 karena Bakteri, Ahli Beberkan Faktanya

Hoaks Sebut Covid-19 karena Bakteri, Ahli Beberkan Faktanya

Hoaks Sebut Covid-19 karena Bakteri, Ahli Beberkan Faktanya

Hoaks Sebut Covid-19 karena Bakteri, Ahli Beberkan Faktanya

Hoaks Sebut Covid-19 karena Bakteri, Ahli Beberkan Faktanya

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya