0
Thumbs Up
Thumbs Down

HSBC: Jangan Sendiri-sendiri, Asean Bersatu Kuat Lawan Covid-19

wartaekonomi
wartaekonomi - Wed, 08 Jul 2020 17:25
Dilihat: 69
Jakarta

HSBC secara khusus menekankan pentingnya perdagangan dan keterbukaan digital dan menghubungkan upaya-upaya stimulus fiskal di wilayah Asia Tenggara dengan tujuan pembangunan berkelanjutan secara global.

Komisaris Utama PT Bank HSBC Indonesia, Matthew Lobner menggarisbawahi bahwa pihaknya mendukung inisiatif negara-negara anggota Asean untuk memperkuat upaya bersama dalam mengatasi dampak ekonomi Covid-19.

"Ketika Asia Tenggara mulai dibuka kembali, negara-negara anggota Asean tidak dapat mengupayakan pemulihan ekonomi secara terpisah. Alasannya sederhana, Asia Tenggara selalu lebih kuat saat bersatu ketimbang berjalan sendiri-sendiri," ujarnya di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Baca Juga: Disuntik Rp10 Triliun, Bank Mandiri Fokus Garap 2 Sektor Ini

Rantai pasokan yang terjalin kuat di kawasan ini--mencakup produk elektronik, mobil, tekstil dan pakaian--telah berkembang karena kemampuan Asean dalam mengurangi tarif perdagangan dan investasi di antara 10 negara anggota. Hasilnya telah membawa lebih dari 650 juta penduduk wilayah ini menuju kemakmuran.

"Untuk membangun pemulihan ekonomi dan ketahanan rantai pasokan, HSBC menyarankan tiga pilar reformasi; arus perdagangan dan investasi, konektivitas digital, dan menghubungkan proyek pembangunan bangsa dengan tujuan pembangunan berkelanjutan serta komitmen iklim yang disepakati secara global," jelasnya.

HSBC pun mendukung penghapusan berkelanjutan terhadap hambatan non-tarif (non-tarrif barriers) yang menjamur di Asia Tenggara, serta adopsi mekanisme dan perjanjian dagang yang akan memungkinkan arus perdagangan yang lebih bebas.

Hal ini termasuk penghapusan hambatan non-tarif (non-tarrif barriers), seperti meningkatkan batas minimum barang yang wajib memiliki Surat Keterangan Asal (mengurangi birokrasi bagi bisnis yang sudah di bawah tekanan), dan membuat proses bea cukai otomatis.

Kemudian penerapan Asean Single Window, dan secara resmi menandatangani dan meratifikasi Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership) yang telah disepakati yang mencakup 30% populasi dunia dan 29% PDB dunia (termasuk semua negara Asean).

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti


Foto: Sufri Yuliardi

Sumber: wartaekonomi

HSBC: Jangan Sendiri-sendiri, Asean Bersatu Kuat Lawan Covid-19

HSBC: Jangan Sendiri-sendiri, Asean Bersatu Kuat Lawan Covid-19

HSBC: Jangan Sendiri-sendiri, Asean Bersatu Kuat Lawan Covid-19

HSBC: Jangan Sendiri-sendiri, Asean Bersatu Kuat Lawan Covid-19

HSBC: Jangan Sendiri-sendiri, Asean Bersatu Kuat Lawan Covid-19

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya