0
Thumbs Up
Thumbs Down

Huawei Dorong Literasi Keamanan Siber di Indonesia

Republika Online
Republika Online - Thu, 21 Jan 2021 21:02
Dilihat: 76
Huawei Dorong Literasi Keamanan Siber di Indonesia

JAKARTA -- Vice President Public Affairs and Communications Huawei Indonesia, Ken Qi dalam mengatakan kebutuhan akan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan keniscayaan di era yang serba terkoneksi secara. Menurut dia, SPBE perlu mendapat dukungan yang kuat dan penuh komitmen baik dari sisi infrastruktur, keamanan, maupun kompetensi SDM.

Ia menjelaskan, sebagai pengembang solusi TIK dunia, Huawei memahami bahwa SPBE mampu menjadi fondasi kuat berjalannya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, tepercaya, dan memiliki kredibilitas. Dalam konteks pandemi, SPBE juga dapat diandalkan untuk mengelola informasi akurat terkait upaya-upaya pemulihan bersama.

"Di sisi lain, kami juga memiliki kepedulian tinggi terhadap segala bentuk upaya untuk memperkuat keamanan siber yang sangat dibutuhkan untuk keberlanjutan misi-misi kritikal," ujar Ken, dalam lokakarya yang mengusung tema 'Peran Honeynet pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)'.

Honeynet Project merupakan bagian dari upaya BSSN dalam menjaga keamanan nasional melalui pendeteksian serangan siber. Honeynet merupakan sistem yang didesain khusus untuk mengetahui, merekam berbagai pola dan jenis aktivitas serangan siber yang kemudian digunakan sebagai bahan dasar analisis lanjutan upaya pengelolaan serangan siber.

Huawei Indonesia, kata dia sangat antusias untuk mendukung upaya BSSN meningkatkan literasi dan kapabilitas pemangku kepentingan terkait keamanan siber, termasuk tentang Honeynet sebagai upaya serius melakukan pendeteksian dan analisis ancaman siber sedini mungkin.

Direktur Deteksi Ancaman BSSN Sulistyo mengatakan bahwa literasi tentang peran Honeynet dalam ketahanan dan keamanan siber nasional diyakini akan terus meningkat berkat sinergi multiple-helix yang terbangun antara BSSN dengan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem digital di Indonesia.

"Dukungan alih pengetahuan dari Huawei Indonesia sebagai pakar di bidang TIK sangat dibutuhkan untuk mempercepat peningkatan kapabilitas dan kompetensi ekosistem, terutama para SDM-nya, terutama dalam memahami isu-isu serta tantangan di bidang teknologi digital yang memiliki implikasi pada keamanan siber yang harus diantisipasi. Terima kasih untuk Huawei Indonesia," katanya.

Sambutan positif terhadap dukungan Huawei Indonesia juga disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bali I Wayan Suarjana. "Kemampuan melakukan analisis dan deteksi dini terhadap ancaman siber menjadi kunci penting bagi semua pihak dalam mengantisipasi berbagai ancaman dan menyiapkan mitigasinya," ujar I Wayan Suarjana.



Berita Terkait
  • BSSN dan Huawei Gelar Lokakarya Honeynet Project
  • Infrastruktur Digital Jadi Mesin Pemulihan Usai Pandemi
  • Huawei Yakin Teknologi Digital Percepat Pemulihan Ekonomi
Berita Lainnya
  • Ilmuwan Oxford Siapkan Vaksin Penangkal Varian Baru Covid-19
  • 5 Cara Kreatif Kembangkan Bisnis dengan Modal Minim

Huawei Dorong Literasi Keamanan Siber di Indonesia

Huawei Dorong Literasi Keamanan Siber di Indonesia

Huawei Dorong Literasi Keamanan Siber di Indonesia

Huawei Dorong Literasi Keamanan Siber di Indonesia

Huawei Dorong Literasi Keamanan Siber di Indonesia

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya