0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ideas: Pelonggaran PSBB Adalah Langkah Mundur

Republika Online
Republika Online - Mon, 18 May 2020 16:41
Dilihat: 18
Ideas: Pelonggaran PSBB Adalah Langkah Mundur

JAKARTA -- Pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga larangan mudik dinilai sebagai langkah mundur. Sebab, ketika jumlah kasus Covid-19 belum turun, kebijakan yang harusnya diambil adalah pengetatan PSBB.

Direktur Institute For Demographic and Poverty Studies (Ideas) Yusuf Wibisono menilai pelonggaran PSBB hingga larangan mudik merupakan langkah mundur yang berbahaya dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Dia menuturkan hal tersebut kan menjadi ancaman bahaya bagi Indonesia.

Dia mengatakan, upaya keras dan biaya besar yang telah dikeluarkan dalam menanggulangi Covid-19 selama dia bulan terakhir dapat menjadi sia-sia. "Bila dengan PSBB saja kenaikan kasus infeksi Covid-19 masih belum mereda, seharusnya langkah yang ditempuh pemerintah adalah melakukan kebijakan yang lebih tegas dari PSBB, bukan justru melonggarkannya," kata Yusuf, Senin (18/5).

Yusuf menambahkan, dua kebijakan pengendalian terkini yang paling diandalkan yakni PSBB dan larangan mudik. Hanya saja hal tersebut menuai kekecewaan banyak pihak karena intervensi yang moderat dan masih dilakukan secara lamban, setengah hati, serta tidak terkoordinasi.

Sebagai negara keempat dengan populasi terbesar di dunia, Yusuf menilai pandemi Covid-19 yang tak terkendali akan mengancam jutaan nyawa sekaligus menciptakan ketidakpastian regional dan bahkan global. Terlebih, dia mengatakan setelah keluarnya data pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2020 yang hanya 2,97 persen dari target 4,30 persen, wacana pelonggaran PSBB oleh pemerintah bergulir deras.

Setelah wacana berdamai dengan Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo pada 7 Mei 2020, berbagai langkah relaksasi dikeluarkan pemerintah. Yusuf mengatakan relaksasi dilakukn mulai dari beroperasinya kembali moda transportasi umum, pekerja berusia di bawah 45 tahun boleh kembali bekerja, hingga pelonggaran larangan mudik.

Jika penyebaran Covid-19 menjadi tidak terkendali dan semakin banyak masyarakat yang terinfeksi dalam waktu singkat, sistem kesehatan dipastikan akan tumbang sehingga korban jiwa bisa menjadi sangat besar. "Dalam situasi pandemi, respon kebijakan harus cepat dan tegas, dengan tujuan utama menyelamatkan nyawa sebanyak mungkin," kata Yusuf.


Berita Terkait
  • Mal Jakarta Bersiap Diri Tunggu Lampu Hijau Operasi
  • Larangan Mudik Tetap Berlaku
  • Masuk Zona Biru, PSBB di Garut Berakhir Selasa Besok
Berita Lainnya
  • Matt Damon Tolak 'Honor' Rp3,5 Triliun BintangiAvatar
  • Hasil Evaluasi, PSBB Penyebaran Covid-19 di Jabar Membaik

Ideas: Pelonggaran PSBB Adalah Langkah Mundur

Ideas: Pelonggaran PSBB Adalah Langkah Mundur

Ideas: Pelonggaran PSBB Adalah Langkah Mundur

Ideas: Pelonggaran PSBB Adalah Langkah Mundur

Ideas: Pelonggaran PSBB Adalah Langkah Mundur

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya