0
Thumbs Up
Thumbs Down

Imigrasi Akui Delay Time soal Harun Masiku, Ini Kata KPK

okezone
okezone - Thu, 23 Jan 2020 06:28
Dilihat: 29
Imigrasi Akui Delay Time soal Harun Masiku, Ini Kata KPK

JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), mengakui jika pihaknya terlambat memproses data kedatangan atau Delay Time terkait keberadaan tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Harun Masiku di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) setibanya dari luar negeri.

Menanggapi hal tersebut, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyatakan, tetap akan menunggu hasil pemeriksaan internal Ditjen Imigrasi terkait dengan Delay Time tersebut.

"Tentunya kami sangat menghargai itu ya, upaya dari Dirjen imigrasi yang menyatakan akan melakukan pendalaman. Kami nanti ikut dulu, seperti apa kendalanya kita ikuti dulu pendalamannya," kata Ali, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Baca juga: Harun Masiku Ada di Indonesia sejak 7 Januari, Ini Kata PDIP

Ditjen Imigrasi Kemenkumham sebelumnya mencatat bahwa Harun Masiku sudah berada di luar negeri sejak Senin, 6 Januari 2020. Tetapi, ternyata informasi terbaru yang mengejutkan bahwa Harun sudah ada di Indonesia sejak 7 Januari.

Mengenai hal tersebut, Ali menekankan pihaknya tidak mau berspekulasi lebih jauh terkait dengan perbedaan informasi yang dirilis oleh Ditjen Imigrasi itu.

"Kami ikuti dulu prosedur itu. Sejauh mana nanti, kemudian informasi dari imigrasi terkait dengan informasi awal tadi bahwa keberadaannya ada di luar negeri," ujar Ali.

Baca juga: Komisioner KPU Hasyim Asyari Mengaku Dipanggil KPK Lusa

Harun Masiku merupakan caleg asal PDIP yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pemulusan proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR oleh KPK. Ia lolos dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 8-9 Januari 2020. Harun ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya.


Ketiganya yakni, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan (WSE), Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF) serta pihak swasta, Saeful (SAE). Wahyu Setiawan dan Agustiani ditetapkan sebagai pihak penerima suap. Sedangkan Harun dan Saeful merupakan pihak yang memberikan suap.

Sumber: okezone

Imigrasi Akui Delay Time soal Harun Masiku, Ini Kata KPK

Imigrasi Akui Delay Time soal Harun Masiku, Ini Kata KPK

Imigrasi Akui Delay Time soal Harun Masiku, Ini Kata KPK

Imigrasi Akui Delay Time soal Harun Masiku, Ini Kata KPK

Imigrasi Akui Delay Time soal Harun Masiku, Ini Kata KPK

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya