0
Thumbs Up
Thumbs Down

India Habiskan Rp2,1 Triliun untuk Luncurkan Misi ke Bulan

okezone
okezone - Tue, 23 Jul 2019 10:19
Dilihat: 28
India Habiskan Rp2,1 Triliun untuk Luncurkan Misi ke Bulan

NEW DELHI - India sukses meluncurkan misi kedua ke bulan setelah sepekan mengalami penundaan karena faktor teknis. Chandrayaan-2 meluncur pada pukul 14.43 waktu setempat kemarin dari stasiun antariksa Sriharikota.

Kepala Organisasi Peneliti an Antariksa India (ISRO) Kailasavadivoo Sivan mengungkapkan, lembaganya bangkit kembali dengan penuh semangat setelah penundaan misi ke dua beberapa waktu lalu. India masih sangat berharap misi senilai USD150 juta (Rp2,1 triliun) akan mendarat di kutub selatan bulan.

Baca juga: Kokohkan Benteng Perairan, India Siapkan Rp31 Triliun Bangun 6 Kapal Perang

Upaya peluncuran Chandrayaan-2 disiarkan langsung di beberapa stasiun televisi dan akun media sosial milik ISRO. Tepuk tangan membahana di ruang kontrol ISRO beberapa menit setelah peluncuran, de mi kian juga setelah roket ber hasil menyentuh bagian luar atmosfer. Itu menjadi misi sa - ngat kompleks bagi ISRO.

"Itu adalah awal dari petualangan sejarah India menuju bulan," kata Sivan dalam pidatonya.

Menurut Sivan, penundaan peluncuran Chandrayaan-2 pada 15 Juli lalu berhenti pada menit ke-56 sebelum peluncuran dilaksanakan karena faktor teknis yang terlihat pada sistem wahana peluncuran. Media India melaporkan kendala teknis itu adalah kebo coran dari botol gas helium da lam mesin cryogenic di roket. Bahan bakar roket tersebut mengering dan para ilmuwan ber usaha memecahkan masalah itu.

Baca juga: Rupee Merosot Terimbas Pengunduran Diri Gubernur Bank Sentral India

"Itu sederhana untuk diper baiki, tapi bisa menjadi per ma salahan serius jika mengalami kegagalan total," ujar sumber di ISRO. Misi pertama ke bulan pada 2008, yakni Chandrayaan-1, tidak berhasil mendarat di per mukaan bulan.

Misi tersebut sebenarnya untuk mencari air di bulan dengan radar. Sedangkan Chandrayaan-2 akan mencoba menjelajah kutub selatan bulan. Misi kedua fokus menjelajah permukaan bulan, mencari air dan mineral, serta mengukur gempa di bulan. India menggunakan roket berkekuatan penuh, yakni Geosynchronous Satellite Launch Vehicle Mark III (GSLV Mk-III) pada misi ini. Hal itu memiliki berat 640 ton atau 1,5 kali lebih berat dibandingkan pesawat jum bo 747.

Roket tersebut memiliki ketinggian 44 meter atau setara dengan gedung 14 lantai. Wahana antariksa memiliki berat 2.379 kg dengan tiga bagian terpisah, yakni orbiter, pendarat, dan penjelajah. Orbiter memiliki masa hingga satu tahun dan bertugas mengambil gambar di permukaan bulan.

Baca juga: Daftar 10 Orang Terkaya India, dari Mukesh Ambani hingga Lakshmi Mittal

Sedangkan pendarat yang di beri nama Vikram bertujuan menganalisis tanah di bulan. Ka lau penjelajah bernama Prag yan yang memiliki daya tahan selama 14 hari bisa berjalan sekitar setengah kilometer dari mesin pendarat dan mengi rim kan data serta gambar ke bumi un tuk dianalisis.

"India berharap bisa mendapatkan swafoto pertama dari per mukaan bulan saat penjelajah melaksanakan tugasnya," kata Sivan.

Sejauh ini pendaratan mulus di bulan hanya baru dilaksanakan tiga negara, yakni AS, China, dan Rusia. Jika India berhasil, itu akan menjadi kesuksesan dan prestasi bagi ISRO. Hal itu juga bisa menjadi fondasi bagi misi India untuk mendarat di Mars dan asteroid.

Lebih penting lagi, itu akan membuka kemungkinan India mengirim kan astronot ke bulan. India sendiri berencana mengirim kan penerbangan antariksa dengan awak pada 2022. Pada 2014 lalu, India sukses mengirimkan satelitnya ke orbit di sekitar Mars. New Delhi menjadi negara keempat di dunia yang bisa melakukan hal tersebut.

Pada 2017 lalu, India mencipta kan sejarah dengan sukses melun curkan 104 satelit pada satu misi dan mengalahkan Rusia yang ha nya mengi rim kan 37 satelit pada satu misi pada 2014 lalu. Semua mata kini tertuju pada keperkasaan India dalam mengembangkan strategi antariksanya. Simonetta Di Pippo, Direktur Kantor PBB untuk Hubungan Antariksa Luar, menegaskan kepentingan global pa da misi India telah memuncak.


"Kajian pada misi itu tentang topografi bulan, mineral, elemen, atmosfer bulan, dan es akan berkontribusi pada perkembangan sains manusia," katanya.

Sumber: okezone

India Habiskan Rp2,1 Triliun untuk Luncurkan Misi ke Bulan

India Habiskan Rp2,1 Triliun untuk Luncurkan Misi ke Bulan

India Habiskan Rp2,1 Triliun untuk Luncurkan Misi ke Bulan

India Habiskan Rp2,1 Triliun untuk Luncurkan Misi ke Bulan

India Habiskan Rp2,1 Triliun untuk Luncurkan Misi ke Bulan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya