0
Thumbs Up
Thumbs Down

Indonesia Menjadi Contoh Bagi Kerja Sama Melawan Perdagangan Kayu Ilegal

Antvklik
Antvklik - Wed, 26 Feb 2020 18:28
Dilihat: 20

Indonesia merupakan negara pertama yang melakukan kerja sama dengan Uni Eropa (UE) untuk memerangi perdagangan kayu ilegal dan kerja sama tersebut menjadi contoh pengelolaan perbedaan yang baik antara negara penghasil kayu dan negara pengimpor kayu.

antvklik.com - Inisiatif ini dapat menjadi model yang efektif bagi negara-negara dalam upaya memerangi perdagangan kayu ilegal secara global. Demikian dikatakan Dubes Yuri O. Thamrin di hadapan Sidang Tahunan Komite Penegak Hukum, Organisasi Cukai Dunia (WCO Enforcement Committee), Senin (24/2/2020) di Brussel, Belgia.

Sejak November 2016, Indonesia dan UE telah menerapkan kerja sama yang disebut the Indonesia - EU Forest Law Enforcement, Governance and Trade (FLEGT) Voluntary Partnership Agreement (VPA).

Melalui kerja sama ini, Indonesia memiliki kewenangan untuk mengeluarkan izin Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) terhadap kayu-kayu yang akan diekspor ke wilayah UE. Hanya kayu-kayu yang lolos SVLK yang dapat dibeli oleh negara-negara UE dari Indonesia. Berkat kerja sama ini, ekspor kayu dari Indonesia ke UE menikmati "green lane", atau fasilitas tanpa pemeriksaan fisik.

Pengalaman baik ini oleh Sekjen WCO, Kunio Mikuriya, dipandang penting untuk dibagi dengan para penegak hukum (dari bidang cukai) dari seluruh dunia yang berkumpul di Brussel untuk pertemuan tahunan dari tanggal 24 hingga tanggal 28 Februari 2020.

Dubes Yuri O. Thamrin di hadapan Sidang Tahunan Komite Penegak Hukum, Organisasi Cukai Dunia (WCO Enforcement Committee), Senin, 24 Februari 2020

Untuk alasan ini, Mikuriya telah mengundang Dubes RI untuk Belgia, UE dan Luksemburg, Yuri O. Thamrin untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan pencerahan dari Indonesia yang telah memulai kerja sama FLEGT dengan UE.

Selain paparan oleh Dubes Thamrin, isu FLEGT ini juga dibahas secara detail oleh 4 pembicara lainnya yakni perwakilan CITES, pejabat UE (Ditjen Lingkungan), pejabat cukai dari India dan pejabat cukai dari Indonesia.

Dubes Yuri juga mengambil kesempatan ini mengingatkan UE untuk berupaya menutup berbagai kekurangan (loopholes) dan memperbaiki sikap mereka agar negara yang sudah memenuhi kriteria UE (compliant) seperti Indonesia tidak dirugikan. Ia menyampaikan bahwa proses lisensi FLEGT di Indonesia memerlukan biaya yang tidak sedikit dan cukup membebani SMEs.

Karena itu, upaya mereka untuk patuh terhadap persyaratan yang diatur dalam lisensi perlu diapresiasi. Ditegaskan pula penting bagi UE untuk memastikan fairness bagi produk kayu Indonesia yang telah memiliki lisensi FLEGT.

Beberapa importir UE lebih memilih produk kayu dengan harga murah dan tidak menguji asal-muasalnya. Hambatan lainnya misalnya masih adanya penafsiran dan praktek penegakan hukum yang berbeda antara negara-negara anggota UE dalam implementasi regulasi kayu UE (European Union Timber Regulation/ EUTR).

Praktek penegakan hukum yang berbeda ini banyak dimanfaatkan oleh penyelundup. Oleh karena itu, penegakan hukum terkait regulasi kayu UE harus lebih diperkuat, tambah Dubes Yuri.

Dubes Yuri O. Thamrin Bersama Sekjen WCO Enforcement Committee, Kunio Mikuriya (Foto KBRI Brussel, Belgia)


Sambil menegaskan kembali komitmen kuat Indonesia dalam memerangi perdagangan kayu ilegal dan kerja sama dengan UE, Dubes Yuri juga menyampaikan harapan agar ke depannya, kerja sama ini dapat ditingkatkan lebih baik lagi dan berharap importir UE tidak lagi membeli kayu-kayu yang ilegal dari negara-negara yang belum melakukan kerja sama FLEGT.

Sumber: Antvklik

Indonesia Menjadi Contoh Bagi Kerja Sama Melawan Perdagangan Kayu Ilegal

Indonesia Menjadi Contoh Bagi Kerja Sama Melawan Perdagangan Kayu Ilegal

Indonesia Menjadi Contoh Bagi Kerja Sama Melawan Perdagangan Kayu Ilegal

Indonesia Menjadi Contoh Bagi Kerja Sama Melawan Perdagangan Kayu Ilegal

Indonesia Menjadi Contoh Bagi Kerja Sama Melawan Perdagangan Kayu Ilegal

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya