1
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini Akibatnya Kalau Pilot Batik Air Mendadak Pusing...

wartaekonomi
wartaekonomi - Mon, 18 Nov 2019 02:00
Dilihat: 28
Jakarta

Pilot Batik Air yang menerbangkan pesawat bernomor ID-6548 rute Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) ke Bandar Udara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (KOE) mengaku mendadak pusing sebelum mendarat darurat di Bandara El Tari Kupang pada Minggu (17/11).

Baca Juga: Batik Air Datangkan Pesawat Buatan Kompetitor Boeing

"Sebelum menurunkan ketinggian, Pilot in Command (PIC) dalam hal ini pilot merasa adanya gangguan kesehatan dengan indikasi pusing berat sehingga membuat konsentrasi terpecah dan lemas," kata Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Danang menyatakan kru dinyatakan laik terbang sebelum menerbangkan pesawat Airbus 320-200CEO registrasi PK-LUF itu.

"Sudah melalui pemeriksaan lebih awal (pre-flight check) dan seluruh kru menjalani pemeriksaan kesehatan, dinyatakan laik terbang (airworthy for flight)," katanya.

Danang mengatakan seluruh kru yang bertugas bekerja berdasarkan prosedur dan tindakan yang tepat. Pilot mendapatkan pertolongan pertama.

Penerbangan ID-6548 dengan komando kopilot (first officer) dan menginformasikan bahwa akan mendarat dalam keadaan darurat (emergency landing).

"Kondisi ini sudah sesuai tindakan operasional penerbangan dalam buku manual," ujarnya.

penumpang saat mengudara pukul 09.12 WIB dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan jadwal mendarat di El Tari pukul 12.40 WITA.

Sebelumnya,Salah seorang penumpang Batik Air tersebut, Libby Sinlaeloe, ketika dihubungi wartawan di Kupang, Minggu membenarkan adanya pendaratan darurat pesawat tersebut di Bandara El Tari Kupang sekitar pukul 12.30 Wita.

"Betul penerbangan kami dengan Batik Air tadi mendarat darurat setelah 30 menit sebelumnya pesawat bergoyang-goyang di udara sebelum mendarat di Bandara El Tari Kupang," katanya.

Dia menjelaskan ketika pesawat mendarat sampai ujung landasan, mesin pesawat langsung mati hingga akhirnya diambil alih co-pilot untuk menuju apron.

"Mesin pesawat tiba-tiba mati dan pesawat berhenti di ujung landasan sehingga membuat suasana ribut dalam pesawat karena semua pada panik," katanya.

Penulis: ***

Editor: Ferry Hidayat


Foto: Lion Air Group

Sumber: wartaekonomi

Ini Akibatnya Kalau Pilot Batik Air Mendadak Pusing...

Ini Akibatnya Kalau Pilot Batik Air Mendadak Pusing...

Ini Akibatnya Kalau Pilot Batik Air Mendadak Pusing...

Ini Akibatnya Kalau Pilot Batik Air Mendadak Pusing...

Ini Akibatnya Kalau Pilot Batik Air Mendadak Pusing...

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya