0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini Alasan Edhy Prabowo Kunjungi AS

Republika Online
Republika Online - Wed, 25 Nov 2020 08:44
Dilihat: 48
Ini Alasan Edhy Prabowo Kunjungi AS

JAKARTA -- Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo diamankan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bandara Soekarno Hatta pada Rabu (25/11) dini hari WIB. Edhy ditangkap sepulangnya dari kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS).

"Benar KPK tangkap, terkait ekspor Benur, tadi pagi jam 01.23 di Soeta. Ada beberapa dari KKP dan keluarga yang bersangkutan (Edhi Prabowo)," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Rabu (25/11).

Berdasarkan keterangan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kamis (19/11) pekan lalu, Edhy bertolak ke AS untuk memperkuat kerja sama bidang kelautan dan perikanan dengan salah satu lembaga riset di negara adidaya tersebut. Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri KKP, Agung Tri Prasetyo mengatakan kerja sama ini dalam rangka mengoptimalkan budidaya udang secara berkelanjutan di Indonesia.

Edhy akan mengunjungi Oceanic Institute (OI) di Honolulu, Negara Bagian Hawaii. OI merupakan organisasi penelitian dan pengembangan nirlaba yang fokus pada produksi induk udang unggul, budidaya laut, bioteknologi, dan pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan. Lembaga ini afiliasi dari Hawai'i Pacific University (HPU) sejak 2003.

"Selasa malam Pak Menteri bersama pendamping bertolak dan transit dulu di Korea Selatan. Alhamdulillah telah tiba di Los Angeles untuk transit menjalani tes PCR/swab sebagai syarat wajib masuk Hawaii," ujar Agung di Jakarta, Kamis (19/11).

Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar mengatakan, KKP memilih menjalin kerja sama dengan OI dengan target adanya transfer teknologi serta pendampingan teknis di bidang genetika udang dari OI. KKP juga berharap mendapatkan grand parent stock (GPS) vaname yang dapat menghasilkan induk-induk unggul.

"Dengan adanya transfer teknologi dalam menghasilkan induk udang unggul, artinya kita dapat mengurangi ketergantungan dari induk udang impor," ucap Antam.

Melalui kerja sama dengan OI, sambung Antam, rencana KKP membangun broodstock center modern berskala internasional termasuk fasilitas Nucleus Breeding Center juga bisa lebih mudah. Sebab dibutuhkan para ahli untuk membantu baik dari segi ilmu genetika dan desain broodstock center.

"Dengan aplikasi teknologi tepat guna dan modern, harapannya budidaya udang Indonesia bisa unggul. Bahkan kita bisa mengekspor indukan udang ke negara yang membutuhkan," sambung Antam.

Antam menjelaskan, pengembangan budidaya udang nasional adalah arahan langsung Presiden Joko Widodo saat menunjuk Edhy Prabowo menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Sehingga, kerja sama dengan OI menjadi salah satu upaya Menteri KKP menjawab arahan tersebut.

"Merujuk arahan Presiden kepada Pak Menteri untuk pengembangan budidaya udang vaname, nah ini salah satu upaya ke sana. Untuk pengembangan budidaya di Indonesia, kita perlu kerja sama dengan para ahli," kata Antam.


Kunjungan kerja Menteri Edhy di Amerika Serikat berlangsung selama tujuh hari termasuk waktu perjalanan. Turut dalam kunjungan ini Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto, Plt. Dirjen Perikanan Tangkap Muhammad Zaini Hanafi dan Direktur Pemantauan dan Operasi Armada Ditjen PSDKP Pung Nugroho Saksono. Selain mengunjungi OI, Menteri Edhy akan bertemu dengan ABK asal Indonesia yang bekerja di Honolulu.

Berita Terkait
  • Edhy Prabowo Jadi Menteri Pertama Dijaring KPK Lewat OTT
  • Pimpinan KPK Benarkan OTT Menteri Edhy Prabowo
  • KPK Buka Penyidikan Dugaan Korupsi PT Jasindo
Berita Lainnya
  • SMPIT Nurul Fikri Peserta Terbaik Workshop Gerakan Literasi
  • Ini Alasan Edhy Prabowo Kunjungi AS

Ini Alasan Edhy Prabowo Kunjungi AS

Ini Alasan Edhy Prabowo Kunjungi AS

Ini Alasan Edhy Prabowo Kunjungi AS

Ini Alasan Edhy Prabowo Kunjungi AS

Ini Alasan Edhy Prabowo Kunjungi AS

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya