0
Thumbs Up
Thumbs Down

Ini Kelemahan Pembelajaran Daring Menurut Pengamat

Republika Online
Republika Online - Thu, 04 Jun 2020 17:18
Dilihat: 41
Ini Kelemahan Pembelajaran Daring Menurut Pengamat

JAKARTA -- Pemerintah masih akan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan juga dalam jaringan (daring) pada tahun ajaran baru 2020 yang akan datang. Associate Professor Departemen Statistik Universitas Leeds Inggris, Arief Shobirin Gusnanto mengatakan beberapa hal harus diperhatikan agar kegiatan belajar mengajar bisa efektif.

Ia mengatakan, di satu sisi pembelajaran daring memiliki kelebihan. Di salah satu perguruan tinggi di Inggris yang menerapkan pembelajaran daring, mahasiswa menjadi lebih mudah menyusun materi yang ingin dipelajarinya sendiri. Selain itu, pembelajaran bisa disesuaikan dengan kecepatan menyerap materi masing-masing.

Walaupun demikian, pembelajaran daring juga memiliki kelemahan yang harus diperhatikan. Khususnya di Indonesia yang pada Juli 2020 akan memulai tahun ajaran baru kemungkinan besar masih menerapkan pembelajaran daring.

Arief menjelaskan, pembelajaran daring memerlukan persiapan dari guru dan siswa lebih banyak. "Misal pada pelajaran tertentu yang memerlukan instant feedback. Karena tidak adanya mekanisme instant feedback maka persiapan guru harus ekstra," kata dia, dalam sebuah diskusi daring, Kamis (4/6).

Hal kedua yang harus diperhatikan adalah penyesuaian materi ajaran yang tidak sefleksibel apabila mengajar langsung di kelas. Sebab, ketika pembelajaran dilakukan langsung di kelas dan siswa belum mengeri, maka guru bisa langsung mengubah materi agar sesuai dengan yang tidak dimengerti.

Masalah ketiga yang harus diperhatikan adalah belajar dari rumah membutuhkan kejujuran dan disiplin tinggi. Ia memahami kondisi di rumah berpotensi untuk mengganggu konsentrasi seseorang yang sedang belajar.

Arief melanjutkan, belajar di rumah juga bisa menimbulkan perasaan terkucilkan, karena tidak bertemu dan tidak berinteraksi sosial dengan siswa lainnya. Sehingga makin sulit mengidentifikasi siswa yang tertinggal.

"Ini bisa menjadi bom waktu yang bisa meledak setiap saat kalau kita tidak bisa mengidentifikasi siswa yang tertinggal," kata dia menambahkan.


Berita Terkait
  • Anggota DPR: Kesehatan Lebih Penting dari Masuk Kelas
  • IDAI: Sebaiknya Sekolah tidak Dibuka Sampai Desember
  • Banda Aceh Perpanjang Belajar dari Rumah HIngga 20 Juni
Berita Lainnya
  • Pemerintah Diminta Tingkatkan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh
  • ReINDO Syariah Gandeng Lazismu Serahkan APD untuk Medis

Ini Kelemahan Pembelajaran Daring Menurut Pengamat

Ini Kelemahan Pembelajaran Daring Menurut Pengamat

Ini Kelemahan Pembelajaran Daring Menurut Pengamat

Ini Kelemahan Pembelajaran Daring Menurut Pengamat

Ini Kelemahan Pembelajaran Daring Menurut Pengamat

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya